Bangkit dari Sakit Lewat Doa dan Sedekah, Makna Single Keempat Chairul S Matdiah

Palembang. Berita Suara Rakyat. Com

Chairul S Matdiah, kembali merilis karya seni yang menyentuh hati. Melalui lagu keempatnya yang berjudul “Chairul S Matdiah Kuat Karena Doa”, Chairul membagikan narasi personal tentang perjuangan hidup, keteguhan iman, dan mukjizat di balik sebuah ujian kesehatan yang berat.

 

​Lagu ini bukan sekadar lantunan nada, melainkan sebuah kronik kehidupan. Liriknya menggambarkan perjalanan karier Chairul dari seorang pemuda kampung sederhana hingga sukses menjadi pengacara ternama. Namun, di puncak kariernya, ia harus berhadapan dengan ujian fisik yang luar biasa, gangguan penyakit ginjal dan jantung yang sempat membuatnya rapuh.

​Lirik lagu tersebut menonjolkan aspek spiritual sebagai kunci kesembuhan. Di saat tubuhnya melemah, “doa yang tak pernah padam” dan dukungan orang-orang terdekat menjadi penopang utama.

 

​Menariknya, lagu ini juga menyoroti aksi nyata Chairul di sela-sela perjuangannya melawan sakit. Ia memilih untuk tetap berbagi kepada rakyat, salah satunya melalui tradisi membagikan nasi bungkus kepada warga di jalanan. Hal ini menegaskan filosofinya bahwa hidup bukan hanya tentang diri sendiri, melainkan tentang pengabdian kepada masyarakat.

​Menanggapi peluncuran lagu keempatnya ini, Chairul S Matdiah mengungkapkan bahwa karya ini adalah bentuk rasa syukurnya kepada Tuhan Yang Maha Esa.

 

​”Lagu keempat ini sangat personal bagi saya. Ini adalah curahan hati tentang bagaimana doa dan sedekah benar-benar menjadi obat di saat medis sekalipun terasa berat. Saya ingin berpesan kepada siapa pun yang sedang diuji dengan penyakit atau kesulitan hidup jangan pernah menyerah. Selama napas masih ada, teruslah berbagi cinta dan berbuat baik,” ujar Chairul dengan penuh haru.

 

​Ia menambahkan bahwa keterlibatannya dalam dunia musik adalah cara untuk menyebarkan pesan positif kepada masyarakat luas, khususnya di Sumatera Selatan.

 

“Melalui lagu, pesan tentang kemanusiaan dan spiritualitas lebih mudah menyentuh hati banyak orang,” katanya.

 

Chairul mengatakan, lagu ini ditulis dari kisah perjuangan melawan sakit, kekuatan doa, dan keajaiban sedekah.

​Selanjutnya, kisah nyata perjalanan karier dari pengacara hingga menjadi wakil rakyat.

“Pesan moralnya, ujian hidup adalah jalan untuk belajar arti berbagi,” katanya.

 

Melalui single keempat ini, Chairul S Matdiah seolah menitipkan pesan abadi bahwa di balik setiap ujian fisik yang berat, selalu ada kekuatan doa dan keajaiban sedekah yang mampu memulihkan jiwa. Sebuah karya yang mengingatkan bahwa selama napas masih dikandung badan, pengabdian dan berbagi cinta adalah jalan terang yang harus terus ditempuh.

 

“Hadirnya lagu ini melengkapi perjalanan inspiratif Chairul S Matdiah, yang membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk terus berkarya dan mengabdi sebagai wakil rakyat,” tutupnya. *

 

Lirik Lagu

 

*Chairul S.Matdiah Kuat Karena Doa*

 

Dari Bumi Sriwijaya…

Sebuah kisah perjuangan…

 

Dari kampung sederhana

Ia melangkah penuh cita

Menjadi pengacara ternama

Hidup pun berubah warna

Namun Tuhan menguji jiwa

Sakit datang bertubi-tubi

Ginjal, jantung pernah terluka

Air mata jadi saksi

 

Di antara rasa sakit yang dalam

Ada doa yang tak pernah padam

 

Reff

Chairul S. Matdiah…

Kau bertahan karena iman

Chairul S. Matdiah…

Kuat karena doa dan harapan

Walau tubuh pernah rapuh

Hati tak pernah runtuh

Langkahmu tetap berjalan

Untuk rakyat dan kebaikan

 

Saat malam terasa panjang

Orang-orang dekat datang

Menggenggam tangan yang lemah

Menguatkan hati yang gelisah

Dukungan jadi penopang

Saat harapan hampir hilang

Tak sendiri kau melawan

Bersama doa dan kasih sayang

 

Dari sakit kau belajar arti

Hidup bukan tentang diri sendiri

 

Reff

Chairul S. Matdiah…

Bangkit dari ujian hidup

Chairul S. Matdiah…

Tetap tegar walau terpuruk

Nasi bungkus kau bagikan

Untuk rakyat di jalanan

Sedekah jadi jalan terang

Dalam hidup penuh perjuangan

 

Sebagai wakil rakyat berdiri

Mengabdi tanpa henti

Bukan hanya duduk di kursi

Tapi hadir di tengah negeri

 

Reff akhir

Chairul S. Matdiah…

Sakit tak menghentikan langkah

Chairul S. Matdiah…

Sedekah jadi cahaya

Selama nafas masih ada

Kau pilih berbagi cinta

Di Bumi Sriwijaya

Namamu hidup dalam doa

Kuat karena doa…

Kuat karena cinta…

 

Pos terkait