Chairul S Matdiah Konsisten Bersedekah Nasi Bungkus Setiap Hari, Tetap Berbagi Meski Sakit

Palembang. Berita Suara Rakyat. Com

Sosok Chairul S Matdiah dikenal luas sebagai figur yang peduli dan dermawan di Sumatera Selatan. Anggota DPRD Provinsi Sumsel yang pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Sumsel periode 2014–2019 itu tak hanya aktif dalam dunia politik, tetapi juga konsisten menjalankan kegiatan sosial berupa sedekah nasi bungkus setiap hari.

 

Kegiatan berbagi tersebut telah menjadi rutinitas yang dilakukannya tanpa henti. Setiap hari, nasi bungkus dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak yatim, kaum dhuafa, dan warga kurang mampu di berbagai sudut Kota Palembang dan sekitarnya. Aksi ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud kepedulian yang tumbuh dari niat tulus untuk membantu sesama.

 

Menariknya, semangat berbagi itu tidak surut meski dirinya tengah dalam kondisi kurang sehat. Bahkan saat menjalani perawatan kesehatan, Chairul S Matdiah tetap memastikan kegiatan sedekah nasi bungkus terus berjalan. Melalui keluarga dan tim terdekatnya, distribusi bantuan tetap dilakukan agar masyarakat yang menggantungkan harapan dari bantuan tersebut tidak terputus.

 

“Sedekah itu bukan soal berapa banyak yang diberikan, tapi tentang keikhlasan dan konsistensi,” ujar salah satu kerabat dekatnya, menggambarkan prinsip hidup yang selama ini dipegang Chairul.

Bagi Chairul, berbagi makanan setiap hari merupakan bentuk rasa syukur sekaligus upaya menebar manfaat. Ia meyakini bahwa kebaikan sekecil apa pun, jika dilakukan secara istiqamah, akan membawa dampak besar bagi kehidupan sosial masyarakat.

Aksi sosial ini pun mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Banyak warga menilai langkah tersebut sebagai teladan nyata bahwa pejabat publik dapat hadir tidak hanya dalam kebijakan, tetapi juga dalam aksi langsung membantu masyarakat.

 

Kisah inspiratif Chairul S Matdiah menunjukkan bahwa kepedulian tidak mengenal batas kondisi. Di tengah kesibukan dan bahkan saat diuji dengan sakit, ia tetap memilih untuk memberi. Semangat inilah yang menjadi pengingat bahwa nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial harus terus dijaga, kapan pun dan dalam keadaan apa pun.

(Yanti)

Pos terkait