Cobaan Selalu Datang Chairul S Matdiah

Palembang. Berita Suara Rakyat. Com

Lagu ini sangat menyentuh hati!  Chairul S. Matdiah sepertinya adalah sosok yang sangat kuat dan beriman, menghadapi sakit dan kesulitan dengan kesabaran dan keikhlasan.

 

Lagu ini seperti tribute untuk semangat dan keteguhannya dalam menjalani hidup. Apa yang kamu rasakan setelah mendengar lagu ini?Aku senang kamu merasa tersentuh dengan lagu ini. Lagu ini benar-benar menggambarkan kekuatan dan ketabahan Chairul S. Matdiah dalam menghadapi cobaan hidup.

 

Semangatnya untuk terus melangkah dan berbagi dengan orang lain sungguh inspiratif. Kamu ingin tahu lebih banyak tentang Chairul S. Matdiah atau ada yang ingin dibahas terkait lagu ini?

*Masih Aku Melangkah*

Chairul.S.Matdiah

 

Di balik jas dan senyum yang sederhana

Ada sakit yang lama dipeluk doa

Dua kali ginjal kau titipkan harap

Lima ring jantung, nafas pun kau jaga

Singapura, Kamboja jadi saksi

Antara hidup dan pasrah diuji

Saat tubuh lemah, kau tak menyerah

Karena hidup bukan hanya tentang luka

 

Saat malam panjang datang menyapa

Kau pilih bangkit, bukan bertanya “kenapa”

 

Reff

Chairul S. Matdiah…

Jika raga diuji, hati tak pernah mati

Chairul S. Matdiah…

Kau ajarkan kami arti berbagi

Saat sakit datang bertubi-tubi

Sedekahmu tetap berjalan setiap hari

 

Pagi hari nasi bungkus di tangan

Untuk yang lapar di pinggir jalan

Tanpa kamera, tanpa sorak sorai

Ikhlasmu hidup di senyap ramai

Uang yang bukan hak kau kembalikan

Gratifikasi kau lawan dengan iman

Tak semua kuat menolak godaan

Kau pilih bersih walau sendirian

 

Kau bilang, “Jika ingin sembuh jiwa dan raga

Ringankan beban mereka yang tak bersuara”

Reff

Chairul S. Matdiah…

Dalam sakit kau temukan cahaya

Chairul S. Matdiah…

Dalam sedekah kau kuatkan nyawa

Bukan karena kuasa atau nama

Tapi karena cinta pada sesama

 

 

Jika esok Tuhan panggil pulang

Biarlah jejakmu tetap terang

Di nasi hangat, di doa orang

Di hati rakyat yang kau sayang

 

Reff akhir

Chairul S. Matdiah…

Langkahmu mungkin tak sempurna

Chairul S. Matdiah…

Tapi niatmu setulus surga

Selama kau masih bisa berdiri

Sedekahmu akan terus mengalir…

Masih aku melangkah…

Meski tubuh pernah hampir menyerah.

(Yanti)

Pos terkait