Daftar Isi: Di Balik Toga Hitam

 

​Prakata

​Sepatah Kata Penulis:

​Sambutan Tokoh Hukum dan Sahabat

 

​Bab 1: Akar dan Langkah Awal

​Masa Kecil di Tanah Kelahiran

​Panggilan Menjadi Penegak Keadilan

​Menempuh Studi: Membentuk Mentalitas Advokat

 

​Bab 2: Memakai Toga Pertama Kali

​Ujian Integritas di Awal Karier

​Kantor Hukum Pertama dan Guru-Guru Kehidupan

​Filosofi Toga Hitam: Antara Beban dan Kebanggaan

 

​Bab 3: Labirin Kasus-Kasus Besar

​Menangani Perkara Pidana yang Menjadi Sorotan

​Sengketa Perdata: Seni Bernegosiasi dan Bertahan

​Bab 4: Dinamika di Balik Ruang Sidang

​Lobi, Tekanan, dan Godaan Integritas

​Hubungan dengan Jaksa dan Hakim: Mitra atau Lawan?

​Sisi Gelap dan Terang Praktik Hukum di Indonesia

 

​Bab 5: Kiprah di Organisasi dan Politik

​Dedikasi untuk Organisasi Advokat

​Suara dari Parlemen: Menjembatani Hukum dan Kebijakan Publik

​Menjaga Independensi di Tengah Arus Politik

 

​Bab 6: Refleksi dan Esensi Keadilan

​Pesan untuk Advokat Muda

​Hukum yang Memanusiakan Manusia

​Harapan untuk Penegakan Hukum di Masa Depan

 

​Daftar Isi: Di Balik Toga Hitam

 

​Bagian I: Marwah dan Panggilan Jiwa

​Balada Jubah Hitam: Makna simbolis di balik seragam advokat.

​Janji Setia di Bawah Sumpah: Mengapa keadilan seringkali mahal?

​Intuisi Pengacara: Membedakan antara fakta hukum dan kebenaran hakiki.

 

​Bagian II: Menembus Badai Peradilan

​Duel di Meja Hijau: Drama dan strategi dalam kasus-kasus pelik.

​Di Antara Pasal dan Kemanusiaan: Dilema saat membela klien yang terpojok.

​Menghadapi Raksasa: Catatan saat berhadapan dengan kekuasaan dan korporasi.

 

​Bagian III: Integritas di Persimpangan Jalan

​Godaan di Balik Ketukan Palu: Cerita tentang suap dan prinsip yang tak tergoyahkan.

​Menjadi Suara bagi yang Bungkam: Pengalaman menangani kasus rakyat kecil.

​Etika dan Estetika Hukum: Mengapa menjadi pintar saja tidak cukup.

 

​Bagian IV: Pengabdian Tanpa Batas

​Dari Ruang Sidang ke Kursi Kebijakan: Perjalanan di dunia legislatif.

​Membangun Marwah Advokat: Peran dalam organisasi profesi.

​Mentari untuk Advokat Muda: Estafet kepemimpinan hukum di masa depan.

 

​Bagian V: Catatan dari Luar Sidang

​Keluarga: Pelabuhan di Tengah Badai: Dukungan di balik karier yang keras.

​Hukum yang Tidak Tertulis: Pelajaran hidup dari setiap perkara yang usai

 

Pos terkait