Plaju. Berita Suara Rakyat. Com
Kesadaran akan pentingnya keselamatan perlu ditanamkan sejak usia dini melalui pengalaman belajar yang menyenangkan dan mudah dipahami. Dengan mengenal potensi bahaya di sekitar mereka, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang lebih peduli terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati International Fire Fighters Day (IFFD) Tahun 2026, Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Plaju menghadirkan kegiatan edukasi keselamatan kebakaran bertajuk Fire Fun Learning with Fire Brigade bagi anak-anak TK Patra Mandiri. Kegiatan ini dirancang sebagai sarana pembelajaran interaktif untuk mengenalkan budaya keselamatan dan meningkatkan kesadaran akan bahaya kebakaran sejak dini.
Dalam sambutannya, Pjs. Manager HSSE Kilang Plaju, Ery Puspiartono, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana belajar yang menyenangkan sekaligus menanamkan pemahaman mengenai bahaya kebakaran dan pentingnya keselamatan sejak usia dini.
“Keselamatan bukan hanya tanggung jawab orang dewasa, tetapi juga nilai yang perlu dikenalkan sejak anak-anak. Melalui kegiatan yang interaktif dan menyenangkan ini, kami berharap mereka dapat mengenal profesi pemadam kebakaran, memahami pentingnya kewaspadaan terhadap bahaya api, serta menjadikan perilaku aman sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari,” jelas Ery.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Kilang Plaju dalam membangun budaya HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) yang tidak hanya diterapkan di lingkungan kerja, tetapi juga diperkenalkan kepada masyarakat. Melalui edukasi yang mudah dipahami sejak usia dini, nilai-nilai keselamatan, kepedulian terhadap lingkungan, serta kewaspadaan terhadap potensi risiko diharapkan dapat tumbuh menjadi kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam sesi edukasi, anak-anak diperkenalkan dengan berbagai peralatan yang digunakan petugas pemadam kebakaran serta mendapatkan pembelajaran mengenai potensi bahaya kebakaran yang dapat terjadi di lingkungan rumah. Mereka juga diajak memahami pentingnya menerapkan kebiasaan sederhana yang aman, seperti berhati-hati saat berada di dapur dan memastikan kompor dalam kondisi mati setelah digunakan.
Salah satu sesi yang paling menarik perhatian adalah ketika anak-anak diajak melihat dan menaiki mobil pemadam kebakaran secara bergantian. Tawa dan ekspresi antusias terlihat sepanjang kegiatan. Keceriaan semakin terasa saat sesi permainan air menggunakan fire nozzle digelar, menjadi penutup yang menyenangkan sekaligus memberikan pengalaman belajar yang berkesan bagi para peserta.
Melalui kegiatan ini, Kilang Plaju terus mendorong tumbuhnya budaya HSSE di berbagai lapisan masyarakat, termasuk generasi muda. Sejalan dengan semangat peringatan International Fire Fighters Day, diharapkan pemahaman yang diperoleh sejak dini dapat menjadi bekal bagi anak-anak untuk membangun kebiasaan yang lebih aman, peduli terhadap lingkungan, serta memiliki kesadaran akan pentingnya keselamatan dalam kehidupan sehari-hari.
(Yanti)
















