Palembang. Berita Suara Rakyat. Com
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Gubernur Sumsel Dr H Herman Deru, S.H., M.M dan Wakil Gubernur Sumsel H Cik Ujang yang diwakili oleh Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Provinsi Sumsel Ir H Novian Aswardani, S.T., M.M., IPM., Asean.Eng menghadiri serta membuka secara resmi acara yang diselenggarakan oleh Badan Pengurus Daerah (BPD) Gabungan Pengusaha Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Sumsel.
Adapun kegiatan BPD Gapensi Sumsel yakni Musyawarah Daerah ke XII tahun 2026. Adapun tema kegiatan yakni “Gapensi berperan aktif dalam membangun daerah di bidang jasa konstruksi”. Dan kegiatan ini sendiri diselenggarakan di ballroom Salatin Hotel Palembang, Jumat (13/2/2026).
Turut hadir didalam kegiatan ini yakni Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Pusat Informasi Pengembangan Pembangunan dan Jasa Konstruksu (UPTD PIP2B dan Jakon) Disperkim Provinsi Sumsel, Ketua Umum Gapensi Pusat, Ketua BPD Gapensi Sumsel, Wakil Ketua BPD Gapensi Sumsel, Sekretaris BPD Gapensi Sumsel, Bendahara BPD Gapensi Sumsel, Ketua BPC Gapensi Palembang, serta undangan lainnya.
Dikatakan Kepala Disperkim Sumsel Ir H Novian Aswardani, S.T., M.M., IPM., Asean.Eng, Pemprov Sumsel menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Gapensi Sumsel atas inisiasi serta komitmennya dalam menyelenggarakan musda sebagai forum evaluasi, konsolidasi dan penentuan arah kebijakan organisasi ke depan.
Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Pemprov Sumsel telah menetapkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2022 tentang pembinaan, dan pengawasan jakon sebagai landasan dalam penyelenggaraan sub urusan jakon di daerah.
“Peraturan ini menaungi dan mengatur 11 unsur masyarakat jakon yang didalamnya termasuk asosisi badan usaha jasa konstruksi yang salah satunya juga Gapensi Provinsi Sumsel,” ujarnya.
Kemudian, di mana sebagai mitra strategis pemerintah daerah (pemda) dalam pembinaan serta pengawasan jakon. Situasi jakon nasional saat ini memang penuh tantangan, tekanan terhadap efisiensi dan kualitas proyek yang semakin meningkat.
Sementara keterbatasan anggaran pembangunan menjadi hambatan yang nyata. Masih terdapat badan usaha jakon yang belum penuh mampu beradaptasi dan transformasi digital dari trasformasi teknologi yang kini menjadi kebutuhan mutlak.
“Selain itu perubahan regulasi yang dinamis, menuntut peningkatan kapasitas organisasi sebagai kemampuan adaptasi yang cepat dari pelaku usaha jakon. Isu berkelanjutan, keselamatan kerja, dan tanggung jawab lingkungan juga menjadi fokus utama dalam pelaksanaan proyek-proyek strategis,” ungkapnya.
Menurut Ketua Umum Gapensi Pusat H Andi Rukman H karumpa, ananda Ketua BPD Gapensi Sumsel ini memecahkan rakornya Gapensi, kenapa demikian, dia adalah srikandi pertama yang menjadi ketua umum BPD Gapensi yang termuda.
Kami ada tiga, yakni Sulawesi Tenggara dahulu, kemudian sekarang Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan Sumsel. Berarti memecahkan rekor juga bahwa Ketua BPD Gapensi Sumsel salah satu Srikandi yang menjadi dua periode menjadi ketua umum BPD Gapensi Sumsel.
“Tadi dari staf ahli sedikit menggelitik dua puluh tahun yang lalu, di mana saya sampaikan ya ini lah regulasi yang begitu banyak, dan saya satu minggu yang lalu juga sudah menyampaikannya di media nasional,” katanya.
Dilanjutkannya, bahwa bismillah kebangkitan untuk pelaku-pelaku usaha jakon, kalau kita konsisten terutama untuk Gubernur, Bupati, Walikota, Aparat Penegak Hukum. Maka saya punya kenyakinan bahwa kebangkitan era kejayaan rekonstruksi ini akan muncul kembali.
Ada berapa banyak anggaran yang di siapkan, coba kita bayangkan, mulai dari bicara koperasi merah putih, membangun MBG, revitalisasi kebijakan kesehatan, perbaikan-perbaikan sekolah, puskesmas, pekerjaan untuk pembangunan kampung nelayan, dan lain-lain sebagainya.
“Ayolah kita jadikan saudara-saudara kita, pelaku-pelaku usaha di Sumsel ini menjadi tuan di negerinya sendiri. Jangan orang datang kesini, orang luar datang bekerja disini, teman-teman disini tidak diperhatikan,” ucapnya.
Begitu juga disampaikan Ketua BPD Gapensi Sumsel Mayumi Itsuwa, B.A, kami sebagai Ketua BPD Gapensi Provinsi Sumsel, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus dan anggota yang telah bekerja keras menjaga eksistensi serta marwah organisasi ini.
Tema kali ini adalah komitmen moral sekaligus arah strategis organisasi, dan peran kita sebagai pelaku usaha jakon sangat menentukan kualitas pembangunan tersebut.
“Oleh karena itu, kita harus meningkatkan kompetisi, profesionalisne anggota, mengutamakan kualitas, ketepatan waktu serta keselamatan kerja,” imbuhnya.
(Anton)















