Palembang. Berita Suara Rakyat. Com
Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menyambut positif berbagai usulan program strategis nasional yang disampaikan Pemerintah Kota Palembang dalam audiensi bersama Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Jumat (23/1/2026) malam, di Ruang Rapat Taman Kenten.
Audiensi tersebut menjadi momentum penguatan sinergi antara Pemprov Sumsel dan Pemkot Palembang dalam mendukung pembangunan infrastruktur, penataan kota, serta pengembangan ruang publik yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa memaparkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat (SR) yang direncanakan berlokasi di Karya Jaya. Namun demikian, pembangunan tersebut masih menghadapi kendala karena status lahan yang merupakan aset Kementerian Perhubungan.
Selain itu, Ratu Dewa juga melaporkan perkembangan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) yang saat ini telah terbentuk di 107 kelurahan dan memiliki delapan gerai aktif.
Pemkot Palembang berharap dukungan Pemprov Sumsel untuk percepatan pembangunan gerai KKMP lainnya.
Isu penataan kota turut menjadi perhatian, di antaranya rencana pelaksanaan Car Free Night di Jalan Kolonel Atmo dan pengembangan jalur pedestrian hingga Jalan TP Rustam Effendi.
Menurut Ratu Dewa, program ini membutuhkan dukungan penataan bahu jalan agar kawasan tersebut lebih nyaman dan estetis.
Permasalahan lain yang disampaikan meliputi keterbatasan gedung parkir di sejumlah kawasan strategis, kejelasan status aset Pasar Retail Jakabaring seluas 42.000 meter persegi, serta rencana pelebaran Jalan Parameswara dan pembangunan akses Jalan Musi IV.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Herman Deru menyarankan alternatif lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan Intirub sebagai solusi atas kendala lahan.
Ia juga menegaskan bahwa pembangunan KKMP dapat dilakukan melalui mekanisme sewa lahan atau kerja sama bisnis sesuai ketentuan yang berlaku.
Terkait pelebaran Jalan Parameswara, Herman Deru menekankan pentingnya skema pembiayaan berbagi atau sharing tripartit serta pembentukan panitia pembebasan lahan agar proses pembangunan dapat berjalan lebih terkoordinasi.
Gubernur juga menyatakan dukungannya terhadap peresmian tugu air mancur Kota Palembang serta pemanfaatan pedestrian Jalan Kolonel Atmo. Ia bahkan menyarankan agar peresmian tugu air mancur dilakukan pada malam hari guna menambah daya tarik kota.
Lebih lanjut, Herman Deru menyampaikan bahwa revitalisasi Taman Nusa Indah, pengelolaan kolam retensi Simpang Polda, penataan kawasan Masjid Agung, serta pengelolaan Taman Wisata Punti Kayu akan dicarikan pola pengelolaan yang tepat agar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Di akhir audiensi, Gubernur Sumsel menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan secara bertahap, baik yang dapat dituntaskan dalam waktu dekat maupun yang direncanakan pada tahun 2027 mendatang, melalui sinergi yang kuat antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota.
(Yanti/ril)











