Lapan Kopi Bisa Meningkatkan Ekonomi, Berikut Beberapa Hal Disampaikan

Palembang. Berita Suara Rakyat. Com

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Gubernur Sumsel Dr H Herman Deru, S.H., M.M yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Sumsel Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Provinsi Sumsel Kurniawan Abadi menghadiri peresmian pembukaan Grand Opening Lapan Kopi yang berada di jalan Rambutan Kelurahan 30 Ilir Kecamatan Ilir Barat I Palembang, Minggu (8/2/2026).

 

Turut hadir dalam acara inu dari pemerintah kota (pemkot) Palembang yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang H Aprizal Hasyim, S.Sos., M.M Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Provinsi Sumsel Kartika Sandra Desi, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumsel Raden Gempita, S.H, Owner Lapan Kopi M Ridho, dan jajaran lainnya, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Palembang Anton Nurdin, para Camat yang ada di kota Palembang, dan undangan lainnya.

 

Dikatakan Gubernur Sumsel melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM Provinsi Sumsel Kurniawan Abadi, Pemprov Sumsel menyambut baik dengan dibukanya grand opening Lapan Kopi ini, dan selamat sukses semoga kedepannya akan maju terus. Harapan Pemprov Sumsel dengan buka ini bisa  mempromosikan wisata kuliner yang ada dikota Palembang.

 

Apalagi ini Lapan Kopi bisa menyajikan kopi-kopi yang ada di Sumsel kalau bisa, seperti kopi yang ada di Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, karena kita ini belum ada brand seperti di provinsi Lampung.

 

“Kalau di provinsi Sumsel sudah ada brand, tapi disini belum ada. Jadi kita sebagai warga kota Palembang mempromosikan kopi yang ada di Sumsel, dan saat ini lah waktunya kita mempromosikannya,” ujarnya.

 

Kemudian, dan juga kita ada juga yang mendampingi para usaha mikro kecil menengah (UMKM) ini, dan kemudian di provinsi Sumsel ada puluhan ribu di Sumsel tahun 2025.

Di mana itu didampingi dari provinsi untuk UMKM nya, yakni dari Dinas Perindustrian Provinsi Sumsel. Jadi kalau kopi itu dilihat dari biji sampai ke prosesnya, tapi kalau di Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UMKM) itu biasanya yang sudah eks seller.

 

“Salah satu bentuk perkembangan UMKM saat ini terutama di kota Palembang adalah banyaknya dibukanya cafe, dan ini merupakan tempat bisnis yang sangat menjanjikan,” ungkapnya

 

Menurut Sekda Kota Palembang H Aprizal Hasyim, S.Sos., M.M, kami mewakili Pemkot Palembang dalam hal ini Walikota dan Wakil Walikota Palembang menyambut baik pendirian cafe, karena ini adalah salah satu bentuk kita untuk meningkatkan ekonomi kreatif di kota Palembang.

 

Bahwa UMKM di Kota Palembang ini berjumlah sekitar 43, ada 1400 rumah makan, ada 300 cafe yang dikota Palembang, dan itu merupakan data akurat yang terus kami terima karena kami merupakan ketua inflasi daerah khususnya kota Palembang.

 

“Ini sangat luar biasa untuk memperdayakan masyarakat yang ada  secara keseluruhan, dan Walikota dan Wakil Walikota Palembang tidak akan mampu melaksanakan ini semua tanpa bantuan kita,” katanya.

 

Begitu juga disampaikan Owner Lapan Kopi M Ridho, pertama cafe kita ini bukanya 24 jam, terus juga kita ada beberapa fasilitas yang mungkin di cafe lain belum ada. Seperti smoking area, smoking AC area, ruang VIP dan untuk tapping atau icos.

 

Untuk menunya sendiri itu bervariasi, kita mulai dari makanan ringan sampai makanan berat, seperti bebek, dan ayam. Kalau untuk kopinya sendiri yakni lapan kopi signature, di mana kopi dengan racikan yang beda dengan yang lain.

 

“Sedangkan untuk rate harganya sendiri mulai dari Rp 20 ribuan hingga Rp 45 ribuan. Ada promo all time di diskon 20 persen, dan ini sampai 2 Minggu ke depan atau 14 hari dari grand opening,” ucapnya.

 

Dilanjutkannya, yang melatarbelakangi kita buka disini ya mungkin karena pertama titik ini sangat strategis berada di jantung kota Palembang. Maka dari itu, menurut kami adalah posisi yang tepat untuk nongkrong anak-anak muda.

 

Bisa nongkrong sambil ngopi, karena kan, sekarang ini kan banyak anak-anak muda itu apalagi di kota Palembang, kalau jauh males mereka, makanya ini menurut kita adalah tempat yang pas.

 

“Kalau dari tempat dahulu mungkin ini jauh lebih besar dari dahulu kalau dari sisi kapasitas. Dan terkait kebersihan itu juga sudah kami menetapkannya dengan manajemen,” imbuhnya.

 

(Anton)

 

Pos terkait