#Wujudkan Pekerja Unggul Muba Melalui Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dan CSR
SEKAYU. Berita Suara Rakyat. Com
Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) mengedepankan pendekatan kolaboratif dan semangat gotong royong dalam membangun kualitas ketenagakerjaan daerah. Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga, AP, menyampaikan usulan strategis yang ditujukan kepada seluruh perusahaan di sektor Minyak dan Gas (Migas), Mineral dan Batubara (Minerba), serta sektor Perkebunan yang beroperasi di wilayah Musi Banyuasin. Usulan ini juga secara resmi dibawa ke Forum CSR Muba agar dapat dialokasikan secara terpadu demi peningkatan kapasitas masyarakat lokal.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari komitmen dinas untuk menyelaraskan program ketenagakerjaan dengan visi dan misi besar Bupati Muba HM Toha Tohet bersama Wakil Bupati Kiai Abdur Rohman Husen dalam membangun daerah khususnya dalam program Pendidikan keterampilan yang bersertifikasi untuk mewujudkan SDM Unggul Muba.
“Niatan kita adalah berkolaborasi, duduk bersama dengan pihak swasta sebagai mitra strategis pembangunan. Kami mengajak perusahaan migas, minerba, hingga perkebunan, yang beroperasi di Musi banyuasin serta wadah Forum CSR dan Forum HRD Muba untuk bersama-sama menyatukan energi, mengalokasikan program PPM dan tanggung jawab sosialnya pada sektor pendidikan keterampilan serta vokasi,” ujar Kadisnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga.
Poin-Poin Strategis Usulan Kolaborasi
* Sinergi Multi-Sektor Swasta: Mengajak industri Migas, Minerba, dan Perkebunan secara kolektif mengintegrasikan program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) serta dana tanggung jawab sosial melalui Forum CSR untuk investasi SDM jangka panjang.
* Peningkatan Kapasitas Pekerja Lokal: Memprioritaskan program peningkatan kompetensi (up-skilling) bagi tenaga kerja yang saat ini sudah bekerja di perusahaan, dengan fokus utama pada pekerja yang ber-KTP Muba agar daya saing mereka semakin kuat.
* Mempersiapkan Calon Pekerja Masa Depan: Membuka ruang pelatihan intensif dan pendidikan vokasi bagi generasi muda Muba yang merupakan calon pekerja, sehingga mereka siap pakai dan memiliki sertifikasi resmi yang diakui oleh dunia industri.
* Skema Magang Berkeadilan: Mengharapkan perusahaan dapat memfasilitasi program pemagangan bagi generasi muda yang telah lulus pelatihan dan tersertifikasi, dengan memberikan hak kompensasi minimal setara Upah Minimum Kabupaten (UMK) serta pemenuhan kewajiban normatif perlindungan tenaga kerja lainnya selama masa magang.
Gotong Royong Mewujudkan Muba Maju Lebih Cepat.
Pendekatan yang lebih halus dan kolaboratif ini diharapkan mampu menciptakan iklim investasi yang kondusif, sekaligus menjadi jembatan solusi bersama dalam menekan angka pengangguran dan menurunkan angka kemiskinan di Musi Banyuasin. Ketika perusahaan mendapatkan tenaga kerja lokal yang kompeten, produktivitas industri akan meningkat, dan kesejahteraan masyarakat sekitar pun akan ikut terangkat secara beriringan.
“Ini adalah momentum gotong royong kita bersama untuk membangun Muba. Dengan bergandengan tangan antara pemerintah daerah, Forum CSR, dan para pelaku usaha, kita tidak hanya menjaga keberlanjutan roda industri, tetapi juga berinvestasi pada masa depan anak-anak daerah kita Upaya bersama juga secara resmi akan
Kami sampaikan secara tertulis Kepada Bappeda dan Forum CSR dan forum HRD serta seluruh Perusahaan Yang beroperasi di Muba dan ini adalah langkah nyata usulan kita untuk mewujudkan visi dan misi Bupati HM Toha Tohet bersama Wakil Bupati Kiai Abdur Rohman Husen guna membawa Muba Maju Lebih Cepat,” tegas Herryandi.
(Yanti)
















