Mobil Merah Dampingi Toga Hitam Chairul S Matdiah

*Konsisten Hantarkan Keberhasilan, Katana Merah jadi Saksi Bisu

Palembang. Berita Suara Rakyat. Com

Sebagai seorang  pengacara atau advokat yang bergelut membela perkara, Chairul S Matdiah saat  diawal karier nya  tahu betul jalan ini tidak gampang. Butuh kerja keras dan konsitensi untuk menapak karier tersebut agar bisa berhasil

 

Mobil berkelir merah jenis Suzuki Katana keluaran tahun 1995 ini menjadi tunggangan yang setia saat Chairul S Matdiah mulai ‘dilirik’ dan diperhitungkan berbagai kalangan.

 

Mobil itu di sekitaran medio tahun 1997-an hampir saban hari melintasi Lorong AA –salah satu kawasan padat di daerah Kertapati–yang menjadi tempat tinggal nya.

 

Lazim nya bertetangga, sesekali Chairul dengan ‘seragam’ lengkap dinasnya, yakni setelan jas dan dasi menurunkan kaca mobil untuk saling bertegur sapa dengan para tetangga yang mulai beraktivitas di pagi hari. Sekedar hanya untuk bertanya kabar. Tak ada kesan sombong apalagi tinggi hati setiap Chairul berpapasan dengan tetangga tersebut.

 

Mobil ini membawa Chairul menapaki karier nya hari demi hari. Tidak hanya dalam kota Palembang namun juga sampai ke daerah wilayah sumatera selatan . Dalam salah satu kesempatan mobil ini juga pernah ditumpangi Chairul saat menghadap Bupati Ogan Komering Ilir {OKI) saat itu Kol Inf (Purn) Rasyid Rais. Salah seorang bupati dari kalangan militer yang cukup ‘ditakuti’ di era tersebut.

 

Maklum saat itu banyak pihak yang ingin memakai jasa Chairul dalam menangani perkara nya. Alhasil Chairul kebajiran ‘order. Klient tidak hanya berasal dari Palembang bahkan juga  berasal dari Ibu Kota Jakarta.

 

Sebagai tunggangan sehari-hari  mobil ini seperti nya tahu kondisi dan kebutuhan tinggi pemilik nya, tidak pernah rewel apalagi rusak. Alhasil  kendaraan ini sangat membantu Chairul pergi kemana pun.

 

Tak Pernah dijual (sub judul)

 

Sebagai tunggangan setia yang menemani nya selama bertahun-tahun sampai meraih kesuksesan seperti sekarang tidak membuat H. Chairul S Matdiah,SH,MHKes melupakan ‘jasa’ mobil tersebut.  Meski dia mampu membeli kendaraan jenis lain, namun mobil Suzuki Katana ini tidak pernah di jual nya kepada siapa pun. Bahkan sampai kini mobil yang menjadi saksi bisu keberhasilan Chairul tersebut masih terawat dengan baik serta tetap laik jalan. “Biarlah dak usah dijual. Tarok bae di rumah untuk kenangan,” kata Chairul tersenyum bangga.

(Yanti/rilis)

Pos terkait