Momentum Kongres II DPP IKAPTK Sumsel Sangat Penting Bagi Organisasi, Ini Beberapa Pesan Disampaikan

Palembang. Berita Suara Rakyat. Com

Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Nasional (DPN) Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Dr Drs H Agus Fathoni, M.Si., GRCE hadiri serta membuka kegiatan Pembukaan Kongres Provinsi II Dewan Pengurus Provinsi (DPP) IKAPTK Sumatera Selatan (Sumsel) secara virtual (daring) yang diselenggarakan oleh DPP IKAPTK Sumsel 2026, Jumat (21/8/2026).

 

Turut hadir didalam kegiatan ini dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sumsel Drs H Apriadi Mahmud, M.Si, Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel sekaligus Ketua DPP IKAPTK Sumsel Periode 2026-2031 Dr Drs H Edward Candra, M.H, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Provinsi Sumsel, Kepala Dinas Inspektur Provinsi Sumsel, Kepala Biro Kesra Setda Sumsel, serta undangan lainnya.

 

Ketum DPN IKAPTK Dr Drs H Agus Fathoni, M.Si., GRCE dalam sambutannya mengatakan, kami memberikan apresiasi kepada DPP IKAPTK Sumsel yang sudah bergerak cepat, sehingga kongres pada hari ini (kemarin.red) bisa terlaksana dengan baik dan lancar. Dan ini merupakan moment pertama sejak kepengurusan DPN IKAPTK.

 

Sumsel tetap menjadi terdepan, menjadi contoh, serta menjadi tauladan bagi kita semua. Momen seperti ini merupakan moment yang penting untuk melakukan evaluasi organisasi, melakukan evaluasi program kerja yang sudah dilaksanakan.

 

“Selain itu juga, sekaligus menyusun program-program kerja yang akan datang dan memilih juga ketua DPP IKAPTK Sumsel, serta yang tidak kalah penting yakni perlu disinergikan,” ujarnya.

 

Kemudian, saya juga mengajak kepada seluruh IKAPTK di seluruh Indonesia terutama juga di Sumsel, kita terus menjaga solidaritas mengenai kekompakan. Kita hindari perpecahan, kita hindari juga saling menjelekkan, saling menjatuhkan dan kita perlu terus saling mendukung support, dan saling memaafkan.

 

Kita juga perlu terus meningkatkan kapasitas, meningkatkan profesionalisme, jangan berhenti belajar baik belajar melalui pendidikan pelatihan, belajar sendiri, sertifikasi termasuk juga kepamongprajaan.

“Insya Allah dengan bekal Sarjana Hukum juga menjadi bekal yang kuat untuk kita menjalankan profesionalitas. Kita tetap profesional, dan juga tetap netral, tidak ikut politik praktis, karena kita semua adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) kecuali yang sudah purna, yang sudah purna tentu bisa ikut politik praktis,” ungkapnya.

Menurut Ketua DPP IKAPTK Sumsel Dr Drs H Edward Candra, M.H,
kepengurusan boleh berganti, namun tetap pengabdian tidak permah dan tidak boleh berganti. Kegiatan hari ini (kemarin.red) kita tentu bukan sekedar agenda rutin organisasi tetapi juga sebagai momentum kita melakukan evaluasi, memperkuat persaudaraan untuk menyatukan langkah serta juga menentukan arah untuk kita kedepan.

 

Ini juga momentum kita untuk memperkuat sesama kita, jumlah alumni atau purna praja ini sudah hampir 800 orang untuk kita di 17 kabupaten/kota, dan yang mana terbanyak di kota Palembang provinsi Sumssl dan yang lainnya secara merata di 17 kabupaten/kota di Sumsel.

“Purna Praja diharapkan menjadi bagian dari solusi, kemudianidak hanya sekedar sekedar dalam birokrasi tapi juga sebagai penggerak birokrasi. Diharapkan khususnya para senior dapat menjadi teladan, mengayomi, dan juga membimbing para junior,” katanya.

Dilanjutkannya, dimana untuk yang junior juga punya kesempatan untuk tumbuh berkembang, berkarya, untuk saling menjaga serta menguatkan dan kami siap untuk bekerja membantu pemerintah daerah (pemda), provinsi, serta kabupaten/kota dan juga siap memberikan gagasan, pemikiran dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Diharapkan kongres ini dapat menghasilkan gagasan, serta memperkuat persaudaraan kita untuk masa depan kalian lebih baik. Kami ucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumsel yang dalam hal ini diwakili oleh Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Sumsel atas kesediaan waktunya untuk hadir dalam rangka memberikan penguatan, arahan serta bimbingan khususnya kepada kami dalam pelaksanaan kongres kita pada hari ini (kemarin.red).

“Alhamdulillah atas kepercayaan semuanya saya terpilih untuk menjadi ketua DPP IKAPTK Sumsel Periode 2026-2031, semoga amanah menjadi ketua ini bisa saya jalankan dengan baik, karena ini merupakan tanggung jawab yang sangat besar, bagaiman untuk memajukan DPP IKAPTK Sumsel kedepannya,” ucapnya.

Begitu juga disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Sumsel Dr Drs H Apriadi Mahmud, M.Si, pengurus dan anggota IKAPTK dituntut untuk membantu pimpinan daerah dalam menjalankan roda pemerintahan yang baik dengan tujuan melayani masyarakat.

Sebagai wadah berkumpul bagi para birokrat yang duduk di pemerintahan, pengurus dan anggota IKAPTK dituntut untuk menjaga marwah dan kehormatan organisasi.

“Saya juga berpesan kepada para alumni untuk dapat membantu pimpinan daerah terutama dalam sisi manajemen keuangan, dan menjalankan tugas sebagai birokrat,” imbuhnya.

 

Masih disampaikannya, tantangan dari semua, pimpinan daerah tidak semua paham tata kelola birokrasi. Tolong bantu untuk kinerja kepala daerah, sebab mungkin masih ada yang belum mengerti birokasi, apalagi untuk yang baru.

Sebab, anggota IKAPTK ini mengisi mulai dari tingkat kelurahan, kabupaten hingga provinsi. Tugas kita di pemerintahan memberikan pelayanan terbaik sebagai abdi negara yang merupakan abdi masyarakat,” bebernya.

 

(Anton)

Pos terkait