Palembang. Berita Suara Rakyat. Com
Hari ini merupakan hari pertama bagi siswa dan siswi masuk sekolah bagi anak kelas satu, baik untuk anak Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), ataupun Sekolah Menengah Atas (SMA).
Dimana ini merupakan bagi mereka untuk melakukan perkenalan lingkungan sekolah (MPLS) buat mereka untuk mengenal bagaimana keadaan sekolah yang mereka masuki.
Seperti halnya bagi anak-anak baru masuk di SMA Negeri 20 Palembang, mereka pagi-pagi sudah datang ke sekolah untuk melaksanakan MPLS di hari pertama.
Di mana MPLS adalah proses menyambut kalian dengan rasa hormat, aman, nyaman, dan menyenangkan. Disini kalian akan mengenal lingkungan sekolah, guru, kakak kelas, budaya sekolah, serta nilai-nilai yang akan menjadi bekak selama menempuh pendidikan, demikian diutarakan Kepala Sekolah SMA Negeri 20 Palembang H Heru Supeno, S.Pd., M.Si.
Dikatakannya, pelaksanaan MPLS yang pertama tadi berjalan dengan sangat baik, ada banyak siswa yang diantar oleh orang tuanya karena ini untuk mereka pertama kalinya masuk sekolah.
Sesuai dengan roundown jadwal yang ditetapkan oleh sekolah, kita sudah melaksanakan tugas tepat waktu untuk kita melakukan pembukaan pada jam 07.00 WIB dengan upacara.
Dilanjutkan dengan perkenalan guru-guru, serta memberikan materi yang sesuai dengan peraturan menteri (permen) dengan siswa. Jadi di hari pertama SMA Negeri 20 Palembang dapat melewatinya dengan sangat baik, tidak ada kendala, dan tidak ada siswa yang terlambat,” ujar Kepsek SMA 20 Palembang.
Kemudian, jumlah siswa sekitar 360 siswa, sedangkan untuk MPLS dilaksanakan selama 5 hari kerja, untuk tahun ini berbeda dari MPLS tahun-tahun sebelumnya, yakni tiga hari. Untuk materinya sendiri ada materi utama dan materi pilihan.
Materi utama yakni kebiasaan Anak Indonesia Hebat, ya anak-anak dilatih untuk bangun pagi untuk beribadah, olahraga yakni berlatih senam, gemar belajar, makan bergizi gratis, bermasyarakat, dan anak-anak disarankan untuk tidak tidur terlalu larut malam.
“Ada beberapa materi-materi pilihan mengenai tentang narkoba yakni narkotika serta obat-obat terlarang, bahayanya judi dan online dan sebagainya itu juga diberikan, terus ada juga materi PHBS, yakni pola hidup bersih sekolah,” ungkapnya.
Dilanjutkannya, selain itu juga ada materi kurikulum merdeka, bagaimana cara belajarnya, yang mana itu akan diberikan oleh dari guru-guru kita. Jadi penambahan tiga hari menjadi lima hari itu, kami mengikutinya sesuai dengan Permen yang ada, bukan dari kami sendiri, akan tetapi dari Permen itu sendiri, dan kita laksanakan selama lima hari.
Pelaksanaannya sendiri di mulai dari jam 07.00 WIB, dan berakhir sampai kurang lebih jam 13.00 WIB. Perbedaannya jelas ada, tentu materinya lebih banyak, karena harinya lebih panjang, tentu saja materinya lebih banyak.
“Perbedaannya juga ada, yakni ada sosialisasi sebelum MPLS, sosialisasi dengan orang tua, sehingga MPLS dengan melibatkan orang tua untuk ikut berperan didalam pelaksanaan MPLS, serta tahun ini ada tes, beberapa tes yang berkaitan siswa, dan ada beberapa survey harus diisi oleh orang tua itu perbedaannya,” Katanya.
Masih dilanjutkannya, dihari pertama sejauh ini belum ada dilaporkan ada siswa yang kesulitan atau terlambat, karena ada keterlibatan daripada orang tua, karena sudah diinformasikan waktunya, sudah diberitahukan jauh-jauh hari kepada anak dan orang tua siswa, sehingga semua sudah dipersiapkan diri untuk itu semua.
Mungkin secara umum tidak ada perbedaan antara sekolah kita dengan sekolah yang lainnya. Di SMA Negeri 20 Palembang, anak-anak didalam pelaksanaan MPLS itu dilaksanakan di tenda, bukan di ruangan, secara umum sama saja, karena kelas di SMA Negeri 20 Palembang masih kurang.
“Untuk jumlah guru atau tenaga pendidiknya sudah cukup, dengan jumlah kelas yang 17, kita double shif, ada 18 yang kurang, selama ini guru-guru disini sudah cukup baik, proses belajar mengajar cukup baik, hanya saja waktu belajarnya saja yang berkurang,” ucapnya.
Masih disampaikannya, kalian datang dengan membawa mimpi, harapan, dan potensi yang luar biasa. Percayalah, setiap dari kalian memiliki kelebihan yang dapat dikembangkan menjadi prestasi.
MPLS bukanlah kegiatan untuk menakut-nakuti atau memberi tekanan kepada peserta didik baru.
Saya mengajak kalian untuk berani bertanya, berani mencoba hal-hal baru, Yang terpenting adalah memiliki kemauan untuk terus belajar, memperbaiki diri, dan tidak mudah menyerah.
“Sekolah ini tidak hanya ingin melahirkan siswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga yang bertanggung jawab, humanis, empati, suka menolong, jujur, disiplin, peduli, mampu bekerja sama, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” imbuhya.
Ditambahkannya, bangunlah lingkungan belajar yang penuh semangat, saling mendukung, dan saling menguatkan. Kepada Bapak/Ibu guru dan panitia MPLS, saya mengucapkan terima kasih atas dedikasinya dalam menyelenggarakan MPLS yang ramah, edukatif, dan menyenangkan.
Semoga seluruh rangkaian kegiatan dapat memberikan pengalaman pertama yang berkesan bagi peserta didik baru. Anak-anakku,
Mulailah perjalanan ini dengan niat yang baik, semangat yang tinggi, dan tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik setiap hari.
Jangan pernah berhenti bermimpi, karena setiap prestasi besar selalu diawali dengan langkah kecil yang dilakukan dengan sungguh-sungguh. Selamat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan MPLS, dan semoga bermanfaat buat kita semua,” bebernya.
(Anton)

















