Nama Dicatut, UMMI Wisata Tour & Travel Pasang Sikap Keras: Jangan Samakan dengan Pihak Bermasalah

Palembang. Berita Suara Rakyat. Com

Polemik yang menyeret nama “UMMI” dalam kasus travel umroh bermasalah di Lubuklinggau memicu respons keras dari manajemen UMMI Wisata Tour & Travel. Perusahaan yang berkantor pusat di Prabumulih itu menegaskan tidak memiliki hubungan apa pun dengan travel yang tengah disorot publik di Lubuklinggau.

 

Dalam konferensi pers yang digelar bersama tim hukum dari Dewan Pimpinan Cabang Bantuan Hukum Trisula Justice, manajemen menyatakan pihaknya tidak akan tinggal diam terhadap upaya penggiringan opini yang dinilai merugikan dan mencoreng reputasi perusahaan.(23/02/2026).

 

Ketua tim hukum, M. Ali Ruben, SH., MH., menyampaikan bahwa penyebutan nama “UMMI” tanpa klarifikasi yang tepat telah menimbulkan kesalahpahaman serius di tengah masyarakat.

 

Ia menegaskan, secara legal maupun administratif, tidak ada keterkaitan manajemen, kepemilikan, cabang, kerja sama, ataupun afiliasi dalam bentuk apa pun antara UMMI Wisata Tour & Travel dengan pihak yang sedang bermasalah tersebut.

 

“Ini bukan sekadar klarifikasi, tetapi penegasan sikap. Klien kami adalah entitas hukum yang berdiri sendiri, memiliki legalitas lengkap, dan beroperasi secara profesional. Penyebaran informasi yang menyamakan dua entitas berbeda ini berpotensi menjadi bentuk pencemaran nama baik,” tegasnya.

 

Tim hukum menyebut pihaknya tengah menginventarisasi sejumlah konten dan pernyataan yang beredar di media sosial maupun pesan berantai yang dinilai merugikan. Jika ditemukan unsur fitnah atau penyebaran informasi bohong, langkah hukum tidak akan ditunda.

 

“Undang-undang memberikan perlindungan terhadap badan usaha dari tudingan yang tidak berdasar. Kami akan menggunakan hak hukum tersebut apabila diperlukan,” ujar Ali Ruben.

 

Manajemen juga memastikan operasional perusahaan tetap berjalan normal. Seluruh jadwal keberangkatan jamaah tidak mengalami gangguan, dan pelayanan kepada jamaah tetap berlangsung sesuai standar yang telah ditetapkan perusahaan.

 

Direktur Utama UMMI Wisata Tour & Travel, H. Muhammad Abdul Wahid, SH., angkat bicara dengan nada tegas. Ia menyayangkan adanya pihak-pihak yang dinilai ceroboh dalam menyampaikan informasi sehingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

 

“Kami membangun perusahaan ini dengan kerja keras dan komitmen terhadap jamaah. Jangan karena kesamaan nama, lalu publik diarahkan pada kesimpulan yang keliru. Itu tidak adil dan sangat merugikan,” tegas Abdul Wahid.

 

Ia menambahkan, perusahaan yang dipimpinnya memiliki legalitas resmi serta sistem manajemen yang terstruktur. Seluruh program keberangkatan berjalan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.

 

“Kepercayaan jamaah adalah amanah. Kami tidak pernah dan tidak akan bermain-main dengan amanah tersebut. Jika ada pihak yang terus menyebarkan informasi menyesatkan, kami siap menempuh jalur hukum demi menjaga integritas perusahaan,” ujarnya.

 

Manajemen mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Publik diminta memastikan sumber informasi sebelum menarik kesimpulan, terlebih jika menyangkut nama perusahaan dan pelayanan kepada jamaah.

Konferensi pers ini menjadi sinyal tegas bahwa UMMI Wisata Tour & Travel tidak hanya melakukan klarifikasi, tetapi juga menunjukkan sikap defensif aktif terhadap segala bentuk tudingan yang dinilai tidak berdasar. Perusahaan menegaskan komitmennya untuk menjaga reputasi, profesionalitas, dan hak hukumnya di tengah derasnya arus informasi yang berpotensi menyesatkan.

(Ijal)

 

Pos terkait