Palembang. Berita Suara Rakyat. Com
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Gubernur Sumsel Dr H Herman Deru, S.H., M.M melalui Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sumsel Dr Drs H Sunarto, S.Sos., M.Si memberikan keterangan mengenai persiapan untuk pelaksanaan safari ramadhan 2026 di bulan suci ramadhan 1447 Hijriyah/2026 Masehi, demikian diutarakannya saat ditemui diruang kerjanya.
Dikatakan Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Sumsel Dr Drs H Sunarto, S.Sos., M.Si, alhamdulillah dalam rangka persiapan menjelang ramadhan dan pemprov Sumsel dalam rangka menyemarakkan bulan suci ramadhan yang penuh rahmat serta barokah, telah menyusun beberapa kegiatan.
Pertama yakni pengajian ramadhan dan safari ramadhan sampai akhir ramadhan untuk foruk komunikasi pimpinan daerah (forkopimda), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
“Safari ramadhan Gubernur Sumsel dan Forkopimda Provinsi Sumsel ke kabupaten/kota, ada 6 daerah yakni Ogan Komering Ilir (OKI), Prabumulih, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Ogan Ilir (OI), Banyuasin, dan kota Palembang,” ujarnya.
Kemudian, sekitar Palembang dan sekitar, melaksanakan safari ramadhan atau pengajian ramadhan setiap malam di Griya Agung yang diselingi oleh organisasi perangkat daerah-organisasi perangkat daerah di pemprov Sumsel.
Dalam pelaksanaan pengajar ramadhan untuk kabupatten/kota, Gubernur dan Wagub Sumsel melalui Badan Amil Nasional (BAZNAS) nanti akan memberikan santunan kepada anak yatim dan ada juga yatim piatu.
“Itu skub nya sebanyak 25 orang, untuk di Griya Agung Palembang yang dilaksanakan OPD juga akan menyantuni anak yatim sebanyak 20 orang, jadi 10 orang dari BAZNAS, dan 15 orang dari OPD yang mempunyai jadwal pada saat pelaksanaan,” ungkapnya.
Dilanjutkannya, di samping itu juga mungkin ada yang insidentil ya Gubernur Sumsel mungkin akan ada kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan safari ramadhan. Ini sudah kami mantapkan, sudah rapat dengan seluruh stakeholder dari foropimda, BUMN/BUMD, juga dari para kepala bagian (kabag) kesra kabupaten/kota yang kita laksanakan safari ramadhan.
Dan insya Allah dalam waktu dekat akan dilakukan rapat pemantapan, karena jadwal sudah ditandatangani oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel. Sehingga perlu kita sosialisasikan, di mantapkan untuk pembagian jadwal yang ditandatangani oleh Sekda Provinsi Sumsel.
“Sehingga diharapkan kepada yang telah mendapatkan jadwal pada jadwal yang telah ditentukan. Karena pada saat rapat sudah kita sampaikan bahwa jadwalnya untuk forkopimda, bumn, dan bumd ini telah disampaikan, jadi tidak ada permasalahan,” katanya.
Masih dilanjutkannya, hanya satu yang dari ada change karena tidak bisa pada saat itu, jadi sehingga alhamdulillah sudah bisa terselesaikan. Untuk pembukaan safari ramadhan nanti di Griya Agung Palembang kami sudah berkoordinasi dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) Provinsi Sumsel.
Kemungkinan mungkin ditanggal 18 malam, kemungkinan tidak ada perbedaan dengan Muhammadiyah kemungkinan, tapi kita jadwalkan pada tanggal 18 malam.
“Karena menunggu isbat, sidang isbat dari Kememag Ri ditanggal 17 sore, jadi oleh karena itu kami mengharapkan kepada opd kabupaten/kota, bupati/walikota yang terjadwal, bahkan forkopimda, bumn, bumd untuk menyiapkan yang sebaik-baiknya,” ucapnya.
Masih disampaikannya, ini kan bahkan hari yang baik untuk bersilaturahim, dan juga dengan silaturahim ini bisa memanjangkan umur, memurahkan rezeki, serta kalau bisa kita di jauhkan dari malapetaka, atau marabahaya.
Petugas sudah kita siapkan, bilal, muadzin, imam, dan kultumnya sudah kita siapkan. Kalau untuk OPD itu kami serahkan kepada OPD-OPD masing-masing, apabila minta bantuan daripada kami, maka kami siapkan, serta stock kami banyak.
“Ada yang ikut hafidz dan hafidzoh yang selama ini kita kenal, di mana untuk pembukaan rencananya Kemas Ali untuk kultumnya, dan insya allah kita berikan yang terbaik, serta untuk tahun ini ada penambahan,” imbuhnya.
(Anton)











