Palembang. Berita Suara Rakyat. Com
Pemuda ICMI Sumatera Selatan berkolaborasi dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Fatah Palembang menggelar Seminar Nasional bertema “Mengubah Kreativitas Menjadi Bisnis: Peluang Ekonomi Kreatif di Era Teknologi” yang berlangsung di Aula Gedung FEBI UIN Raden Fatah Palembang Kampus B, Jakabaring, Sabtu (4/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan FEBI UIN Raden Fatah Palembang Prof. Maya Panorama, S.E., M.Si., Ph.D yang diwakili oleh Wakil Dekan III Dr. Chandra Zaky Maulana, M.M., Ketua Umum Pemuda ICMI Sumsel Dr. Zainul Arifin, S.H., M.H., Sekretaris Umum Andi Wiradinata, S.Pi., Bendahara Umum M. Arifin Mirwanto, serta tamu undangan dan peserta dari kalangan mahasiswa dan berbagai organisasi.
Wakil Dekan III FEBI UIN Raden Fatah Palembang, Dr. Chandra Zaky Maulana, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kerja sama antara pihak kampus dan Pemuda ICMI Sumsel yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU).
“Kerja sama ini bukan hanya seremonial, tetapi sudah mulai diimplementasikan. Ke depan akan ada tindak lanjut konkret dari kolaborasi ini,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya literasi digital bagi mahasiswa di era teknologi saat ini. Menurutnya, masih banyak mahasiswa yang menggunakan gadget hanya untuk hiburan semata seperti bermain game dan berselancar di media sosial tanpa nilai produktif.
“Padahal, di era digital ini gadget bisa menjadi alat untuk menghasilkan pendapatan. Mahasiswa yang merintis UMKM dapat memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan usaha dan memperluas pasar,” jelasnya.
Ia berharap melalui seminar ini, mahasiswa dapat membuka wawasan dan mulai membangun pola pikir kewirausahaan sehingga mampu melahirkan entrepreneur muda yang sukses dan inspiratif.
“Gunakan waktu sebaik mungkin, jangan habiskan untuk hal yang tidak produktif. Jadilah pribadi yang bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, bangsa, dan negara,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Pemuda ICMI Sumsel, Dr. Zainul Arifin, mengatakan bahwa seminar ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa, khususnya dalam memanfaatkan peluang ekonomi digital.
“Banyak anak muda yang mahir menggunakan media sosial, tetapi belum mampu memonetisasinya. Ini yang menjadi perhatian kita bersama,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan agar generasi muda tidak terjebak pada aktivitas negatif di media sosial seperti penyebaran ujaran kebencian atau hanya menjadi buzzer tanpa nilai produktif.
Melalui kolaborasi dengan UIN Raden Fatah Palembang, pihaknya berharap dapat melahirkan generasi saudagar muslim yang tidak hanya sukses secara ekonomi, tetapi juga berkontribusi bagi pembangunan bangsa.
“Kita ingin membangun fondasi pola pikir yang kuat. Jika mindset sudah terbentuk, maka tindakan akan mengikuti. Mahasiswa harus berani berkolaborasi, termasuk dalam mencari modal usaha melalui investor,” jelasnya.
Dalam seminar ini, peserta juga diberikan pemahaman praktis mengenai pengembangan bisnis di sektor ekonomi kreatif, mulai dari bisnis kuliner (F&B), fesyen seperti clothing line, hingga strategi pemasaran digital.
Dr. Zainul Arifin menambahkan bahwa mahasiswa perlu didorong untuk mulai belajar bisnis sejak dini agar mampu tumbuh secara signifikan dan menciptakan lapangan kerja di masa depan.
“Harapannya, mereka tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja yang dapat membantu perekonomian keluarga dan negara,” katanya.
Seminar ini diikuti sekitar 150 peserta yang berasal dari berbagai organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan, serta komunitas ekonomi kreatif lainnya.
(Yanti)















