Peran Strategis INKINDO Dibidang Pembangunan Di Sumsel, Berikut Beberapa Penyampaiannya

Palembang. Berita Suara Rakyat. Com

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel yang diwakili Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Provinsi Sumsel menghadiri dan membuka Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) Sumsel Ke 44 Tahun 2026 bertempat di Ballroom Emilia Hotel Palembang, Sabtu (10/10/2026).

Turut hadir didalam kegiatan ini Kepala Disperkim Provinsi Sumsel Ir H Novian Aswardani, S.T., M.M., IPM., Asean.Eng, Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Pusat Informasi Pengembangan Permukiman dan Bangunan dan Jasa Konstruksi (UPTD PIP2B dan Jakon) Disperkim Sumsel, Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) INKINDO Pusat, Ketua Dewan Pengurus Provinsi (DPP) INKINDO Sumsel, Asisten III bidang Administrasi dan Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang, Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang, serta undangan lainnya.

Dikatakan Kepala Disperkim Sumsel Ir H Novian Aswardani, S.T., M.M., IPM., Asean.Eng, refleksi perjalanan 44 tahun, di mana 44 tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Momentum ini menjadi kesempatan yang baik untuk melakukan refleksi atas perjalanan organisasi dan memperkuat komitmen memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah, khususnya melalui pengembangan Jakon yang profesional dan berkualitas.

Tantangan pembangunan daerah, dimana pembangunan daerah saat ini menghadapi tantangan yang semakin komplek, dan pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk dunia usaha, asosiasi profesi, perguruan tinggi (PT), serta para tenaga ahli dan konsultan.

“Peran strategis INKINDO, dalam konteks ini, keberadaan INKINDO memiliki posisi strategis. Jasa konsultansi bukan sekadar memberikan rekomendasi teknis, tetapi turut memastikan bahwa proses pembangunan direncanakan dan dilaksanakan berdasarkan kompetensi, profesionalisme, integritas, serta prinsip tata kelola yang baik,” ujarnya.

Kemudian, penguatan kapasitas dan inovasi, saya berharap INKINDO dapat terus meningkatkan kapasitas dan profesionalisme para anggotanya, mengikuti perkembangan teknologi dan regulasi, serta mendorong penerapan inovasi dalam penyelenggaraan jasa konsultansi.

Sinergi untuk Sumsel yang lebih maju, kedepan sinergi antara Pemprov Sumsel dengan INKINDO dan seluruh asosiasi Jakon perlu terus diperkuat untuk mewujudkan pembangunan yang efektif, efisien, transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

 

“Komitmen bersama, mari kita jadikan momentum HUT ke 44 ini sebagai titik untuk memperkuat semangat kebersamaan dan memperluas kontribusi INKINDO dalam mendukung pembangunan Sumsel,” ungkapnya.

Menurut Ketua Umum DPN INKINDO Pusat Ir Eri Heryadi, M.H, keterbatasan anggaran pemerintah, persaingan usaha, dan tuntutan kualitas menjadi tantangan serius bagi industri jasa konsultansi. Perjalanan 44 tahun Inkindo Sumsel merupakan bukti dedikasi para pendahulu, senior, dan anggota dalam mengembangkan organisasi serta profesi konsultan.

Namun, pihaknya mengingatkan industri jasa konsultansi menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari perubahan kebijakan pembangunan, keterbatasan anggaran pemerintah.

“Tema dan momentum kita hari ini yakni mengusung tema penguatan profesionalisme, adaptasi regulasi, serta transformasi usaha menuju kelas dunia di tengah tantangan efisiensi anggaran pemerintah,” katanya.

Begitu juga disampaikan Ketua DPP INKINDO Sumsel Ir Ice Trisnawati, S.E. S.T., M.T, memasuki usia ke 44 tahun, INKINDO Sumsel menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat profesionalisme, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, serta mendorong daya saing perusahaan konsultan di tengah dinamika regulasi dan kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.


Momentum hari ulang tahun tersebut tidak hanya menjadi refleksi perjalanan organisasi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi INKINDO Sumsel untuk memperkuat kapasitas anggotanya agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan menjawab kebutuhan pembangunan yang semakin kompleks.

 

“Dunia jasa konsultansi saat ini menghadapi tantangan yang semakin beragam. Perubahan regulasi dan kebijakan pemerintah menuntut perusahaan konsultan untuk terus belajar, meningkatkan kemampuan, serta memperkuat daya saing agar mampu bertahan dan berkembang,” ucapnya.

Masih dilanjutkannya, menurut saya, kemampuan beradaptasi menjadi salah satu faktor penting bagi perusahaan konsultan dalam menghadapi perubahan tersebut. Perusahaan yang mampu memahami perkembangan regulasi dan menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar akan memiliki peluang lebih besar untuk terus berkembang.

Siapa yang mampu beradaptasi dan belajar dari situasi serta perubahan regulasi, dialah yang akan menjadi pemenang. Saya berharap, pada usia ke 44 tahun ini, INKINDO Sumsel semakin maju, solid, dan mampu memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pelaksanaan pembangunan, baik di Sumsel maupun di tingkat nasional.

“Kolaborasi dengan pemerintah, perguruan tinggi, dan berbagai asosiasi profesi juga dinilai penting untuk memperluas wawasan, meningkatkan kualitas layanan, serta menciptakan peluang kerja sama yang saling menguntungkan,” imbuhnya.

(Anton)

 

Pos terkait