Perlu Dukungan Penuh Dari Stakeholder Untuk Ketenagakerjaan, Berikut Yang Disampaikan

Palembang. Berita Suara Rakyat. Com

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Gubernur Sumsel, Wakil Gubermur Sumsel dan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel yang diwakili oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sumsel H Indra Bangsawan, S.H., M.M menghadiri acara evaluasi penyelenggaraan Paritrana Award Tingkat Provinsi Sumsel Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) bertempat di salah satu resto and cafe dikota Palembang, Kamis (4/12/2025).

 

Turut hadir didalam kegiatan tersebut yakni Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbagsel Muhyidin, Dinas Sosial Provinsi Sumsel, jajaran dari BPJS Ketenagakerjaan Sumbagsel, jajaran dari Disnakertrans Sumsel, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sumsel Sumarjono Saragih, S.E., MBA, Pengamat sekaligus Akademisi Drs Dr M Husni Thamrin, M.Si, serta undangan lainnya.

 

Dikatakan Kakanwil BPJS Ketenagakerjaan Sumbagsel Muhyidin, pertama tentu kami dari BPJS Ketenagakerjaan Sumbagsel mengucapkan terima kasih kepada team 9 yang sudah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan PARITRANA Award tahun 2024 yang kita laksanakan pada tahun.

 

Kedua, kami harapkan ditahun mendatang ada kualitas yang jauh lebih baik, misalnya kabupaten/kota sudah ada peningkatan coverage yang lebih besar lagi, target-target kebijakan yang diberikan pemerintah pusat ke pemerintah kabupaten/kota.

 

“Dari sektor badan usaha tentu harapan kami juga ada kualitas yang jauh lebih baik lagi, misalnya dari kepatuhannya, dari sisi inovasinya, serta yang lain menjadi tugas kami di BPJS Ketenagakerjaan Sumbagsel dan team 9,” ujarnya.

Kemudian, untuk kandidat-kandidat yang akan kita wawancara nanti untuk PARITRANA Award 2025 tentu harus di seleksi lebih baik lagi, agar kita dapat kandidat-kandidat yang pantasnya baik. Dan Harapannya nanti yang pasti menaikkan coverage di provinsi Sumsel.

 

Saat ini dari 1,3 juta pekerja baik itu dari sektor formal ataupun non baru 1.035.000 yang terlindungi,  artinya baru 32,82 persen. Sementara pemerintah pusat memberikan target kepada pemerintah daerah (pemda) khususnya provinsi Sumsel tahun ini harus mencapai anga 51 persen.

 

“Tentu ini butuh kehadiran dari seluruh stakeholder yang ada untuk bisa mencapai target yang tetapkan pemerintah, jadi yang belum tercapai target di angka 409 ribuan pekerja yang harus kita lindungi sampai dengan akhir Desember 2025,” ungkapnya.

 

Dilanjutkannya, ya kalau tantangan ya pasti, ini butuh komitmen bersama sebenarnya, ya baik dari pemda, kementerian terkait, kemudian tentu kami dari sisi pelayanan, BPJS Ketenagakerjaan harus jauh lebih baik lagi.

 

Dan ini merupakan komitmen kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta BPJS Ketengakaerjaan yang ada di provinsi Sumsel.

 

“Kalau kita melihat giftnya  masih snagat besar, sebenarnya ada beberapa upaya yang bisa kita lakukan, pertama tentu karena pemerintah punya kewenangan untuk membuat regulasinya, dan memperkuat regulasinya,” katanya.

 

Masih dilanjutkannya, apa regulasinya, misalnya mewajibkan badan usaha yang ngurus izin usaha atau perpanjangan usahanya itu dipastikan pekerjanya terlindungi dari program BPJS Ketenagakerjaan.

 

Berkolaborasi dengan badan-badan usaha yang di provinsi Sumsel, yang untuk bisa bersama-sama memberikan dukungan serta kontribusi untuk memberikan perlindungan jaminan sosial

 

“Ya harus ada intervensi dari anggaran, misalnya untuk pekerja-pekerja miskin dan tiidak mampu, itu harus ada intervensi dari pemerintah untuk paling tidak memberikan stimulus iuran,” ucapnya.

 

Menurut Kepala Disnakertrans Provinsi Sumsel H Indra Bangsawan, S.H., M.M, di mana kami diundang kesini oleh BPJS Ketenagakerjaan Sumbagsel dalam rangka menghadiri acara evaluasi penyelenggaraan PARITRANA Award 2024, dan ini yang baru saya dengar.

 

Baru hari ini saya dengar PARITRANA, ternyata begitu kriteria yang ada didalamnya. Dan begitu banyak kota Prabumulih sudah mendapatkan penghargaan, serta kebetulan  saya pas ada disana.

 

“Dimana saya berharap pas saya di Sumsel, untuk provinsi Sumsel bisa mendapatkan penghargaan-penghargaan. Malah Senin ini kita dari masing-masing Kementerian ada NAKER Award, dan kita mendapatkan baik ketiga urusan ketenagakerjaan besar,” imbuhnya.

 

(Anton)

 

 

Pos terkait