PT MBK Ventura Gelar Literasi Keuangan dan Sosialisasi CSR di Kecamatan Kemuning

Palembang. Berita Suara Rakyat. Com

PT Mitra Bisnis Keluarga Ventura (MBK Ventura) Region 19 Sumatera Selatan Wilayah Banyuasin, Cabang Kemuning Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, menggelar kegiatan Literasi Keuangan dan Sosialisasi Program Corporate Social Responsibility (CSR) berupa pemberian tempat sampah pilah, bertempat di Aula Kantor Camat Kemuning, Senin (26/01/2026).

 

Kegiatan ini menjadi literasi keuangan perdana di Wilayah Banyuasin yang dilaksanakan di Kecamatan Kemuning dengan mengusung tema “MBK Ventura Peduli Bumi, Peduli Kita”. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan dan lingkungan.

 

Acara tersebut dihadiri oleh Asisten Regional Manager (ARM) MBK Ventura Sri Widaningsih, Supervisor (SPV) MBK Ventura Annisa Hussaini, Kepala Cabang (KC) Cabang Kemuning Diana Sumyati, Camat Kemuning Dr. Amiruddin Sandy, S.STP., M.Si, Sekcam Kemuning Supriadi, SH, Kapospol Kemuning AKP Jailili, SH., M.Si, seluruh Kepala Kelurahan se-Kecamatan Kemuning, serta 50 nasabah PT MBK Ventura dan tamu undangan dari unsur kecamatan, Muspika, puskesmas, serta perwakilan sekolah tingkat SD dan SMP.

 

Dalam sambutannya, Camat Kemuning Dr. Amiruddin Sandy, S.STP., M.Si menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kedekatan PT MBK Ventura dengan para nasabah dan masyarakat.

“Terima kasih kepada PT MBK Ventura atas bantuan CSR di Kecamatan Kemuning. Semoga PT MBK semakin sukses dan membawa dampak positif, baik dalam pengelolaan keuangan masyarakat maupun kepedulian terhadap lingkungan. Apalagi saat ini curah hujan cukup tinggi, sehingga kita sebagai masyarakat Palembang harus lebih bijak dalam membuang sampah agar terhindar dari banjir,” ujarnya.

 

Sementara itu, Sekcam Kemuning Supriadi, SH, menuturkan bahwa pihak kecamatan menerima amanah bantuan tong sampah pilah tersebut dan akan menyalurkannya secara merata dan adil ke berbagai instansi, sekolah, puskesmas, serta area publik di wilayah Kecamatan Kemuning.

 

Sebelum pemaparan materi, terlebih dahulu melaksanakan pre-test kepada para nasabah guna mengetahui tingkat pemahaman awal terkait pengelolaan keuangan.

Dalam arahannya, Sri Widaningsih, Asisten Regional Manager PT MBK Ventura Region 19 Wilayah Sumatera Selatan, menjelaskan bahwa PT MBK Ventura merupakan lembaga keuangan mikro pemberdayaan perempuan yang aktif dalam literasi keuangan serta pembiayaan modal usaha tanpa agunan dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

 

“PT Mitra Bisnis Keluarga Ventura adalah lembaga keuangan mikro yang terdaftar dan diawasi oleh OJK serta berlisensi sebagai perusahaan pembiayaan non-bank. Dengan metodologi Grameen Bank, MBK memberikan modal kerja kepada perempuan berpenghasilan rendah untuk meningkatkan inklusi keuangan, mengurangi kerentanan ekonomi, serta meningkatkan kualitas hidup. Tujuan kami adalah berkontribusi pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya dalam memerangi kemiskinan dan memberdayakan perempuan,” jelasnya.

Sri juga memaparkan bahwa produk dan layanan PT MBK Ventura terdiri dari empat jenis pembiayaan, yaitu pembiayaan modal kerja, pembiayaan air dan sanitasi, pembiayaan perbaikan tempat usaha, serta modal kerja individu. Selain itu, tersedia pula program reschedule bagi nasabah yang mengalami kesulitan pembayaran akibat penurunan ekonomi dan program moratorium bagi nasabah yang mengalami sakit parah.

Ia menegaskan bahwa PT MBK Ventura merupakan lembaga berbasis syariah yang mengedepankan etika penagihan sesuai prosedur.

“Petugas kami selalu menggunakan tanda pengenal lengkap dan melakukan penagihan sesuai jam kerja. Maksimal hingga pukul lima sore atau menjelang magrib petugas sudah kembali ke kantor. Tidak ada pemaksaan, seluruh staf dibekali etika kerja,” tegasnya.

Sri Widaningsih juga mengungkapkan rasa syukur atas antusiasme nasabah Kecamatan Kemuning dalam mengikuti kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa program literasi keuangan dan CSR MBK Ventura akan dilaksanakan secara berkelanjutan di wilayah lain dengan tema yang berbeda.

Supervisor PT MBK Ventura, Annisa Hussaini, turut menyampaikan harapannya agar melalui edukasi literasi keuangan ini, para nasabah semakin bijak dalam mengelola keuangan keluarga.

“Dengan adanya edukasi keuangan ini, kami berharap nasabah dapat lebih teratur dalam mengelola keuangan, mampu membedakan antara kebutuhan dan keinginan, sehingga pengeluaran dapat lebih terkontrol dan kewajiban angsuran dapat berjalan dengan lancar,” ujar Annisa.

 

Ia menambahkan bahwa pemahaman tersebut menjadi kunci penting dalam menjaga kestabilan ekonomi keluarga serta mendukung keberlanjutan usaha para nasabah ke depannya.

 

Usai pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman nasabah setelah mengikuti edukasi literasi keuangan.

 

Selama acara berlangsung, komunikasi dua arah terjalin aktif. Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga diwarnai dengan berbagi pengalaman langsung dari para nasabah, yang menjadi penguatan penting dalam edukasi literasi keuangan.

Salah satu nasabah, ibu Sukarni, membagikan pengalamannya yang cukup berharga. Ia mengungkapkan bahwa dirinya pernah menjadi joki pinjaman, yang pada akhirnya justru membawa dampak kerugian bagi dirinya sendiri.

“Saya pernah jadi joki, niatnya nolong orang lain. Tapi akhirnya saya yang harus menanggung angsuran dan cicilan hutangnya. Dari situ saya belajar, kalau urusan keuangan harus benar-benar atas nama dan tanggung jawab sendiri,” ujar Sukarni.

Pengalaman tersebut menjadi pengingat bagi peserta agar lebih berhati-hati dan tidak mudah tergiur membantu orang lain dalam urusan pinjaman yang berisiko.

Hal senada juga disampaikan oleh nasabah lainnya, ibu Rohima, yang berbagi cara unik dan sederhana dalam menolak permintaan menjadi joki. Dengan menggunakan pendekatan halus namun tegas, Septi memilih untuk menghindar demi menjaga keamanan finansialnya.

“Kalau ado tetanggo nak minjem atas namo kito, aku bilang bae alus-alus. Kadang ni ye aku sengajo bae ngumpet, dak galak ketemu. Bukannyo pelit ye, tapi takutnyo kito yang susah di belakang,” ungkap Septi menggunakan bahasa Palembang, yang disambut senyum dan tawa peserta.

Cerita nyata dari para nasabah ini diharapkan dapat menjadi pembelajaran bersama bahwa literasi keuangan bukan hanya soal menghitung uang, tetapi juga tentang keberanian menjaga batas, mengambil keputusan bijak, dan melindungi diri dari risiko finansial di kemudian hari. Ujar Sri Widaningsih mengahiri acara.

 

Acara ditutup dengan penyerahan bantuan 45 unit tong sampah pilah serta bingkisan sembako kepada puluhan nasabah yang hadir.

 

Bapak Subhan Pardi, SE , M.SI Selaku lurah di Kelurahan pipa reja, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada PT MBK Ventura karena bantuan yang diberikan dinilai sangat membantu dan bermanfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, salah satu nasabah penerima manfaat juga mengungkapkan rasa terima kasih atas bingkisan yang diterima serta edukasi yang diberikan.

“Kami jadi lebih paham bagaimana cara mengelola keuangan dengan baik dan bijak,” ujarnya.

 

Melalui kegiatan ini, PT MBK Ventura menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang lebih peduli, sejahtera, dan berdaya secara ekonomi.

(Febri)

Pos terkait