Reses di SMA Negeri 17 Palembang, DPRD Sumsel Dapil II Serap Aspirasi Peningkatan Fasilitas Pendidikan

Palembang. Berita Suara Rakyat. Com

Kegiatan reses Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan Daerah Pemilihan (Dapil) II pada Masa Persidangan V resmi dimulai pada Selasa, 11 Februari 2026, dengan menyambangi SMA Negeri 17 Palembang. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi wakil rakyat untuk menyerap aspirasi masyarakat, khususnya di sektor pendidikan.

 

Reses tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan dari Fraksi Partai NasDem, H. Nopianto, S.Sos., M.M. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ir. H. Zulfikri Kadir dari Fraksi PDI Perjuangan yang juga menjabat Ketua Badan Kehormatan Dewan, H. Yansuri, S.IP dari Fraksi Partai Golkar, Tamtama Tanjung, S.H dari Fraksi Partai Demokrat, H. M. Anwar Al-Syadat, S.Si., M.Si dari Fraksi PKS, Fajar Febriansyah, S.T., M.IKom dari Fraksi PAN, serta Hj. Zaitun, S.H., M.Kn dari Fraksi Partai Gerindra selaku Koordinator Reses Dapil II.

 

Dalam dialog bersama jajaran sekolah, Kepala SMA Plus Negeri 17 Palembang, Dra. Hj. Purwiastuti Kusumastiwi, M.M, menyampaikan sejumlah aspirasi, terutama terkait peningkatan fasilitas pendidikan yang dinilai penting untuk menunjang prestasi siswa. Selain itu, pihak sekolah juga menyoroti perlunya revitalisasi sejumlah infrastruktur yang saat ini membutuhkan perhatian dan perbaikan.

 

Menurutnya, dukungan terhadap sarana dan prasarana pendidikan menjadi faktor krusial dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan kompetitif. Ia berharap aspirasi tersebut dapat ditindaklanjuti melalui program dan kebijakan yang berpihak pada peningkatan mutu pendidikan di Sumatera Selatan.

Pimpinan reses, H. Nopianto, menyampaikan bahwa kegiatan reses merupakan kewajiban konstitusional anggota dewan untuk menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Ia menegaskan komitmen DPRD Sumsel untuk menjadikan sektor pendidikan sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah.

 

“Aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami bawa dan bahas dalam forum DPRD untuk selanjutnya diperjuangkan sesuai mekanisme dan skala prioritas anggaran,” ujarnya.

 

Kegiatan reses berlangsung interaktif dengan dialog terbuka antara anggota dewan, pihak sekolah, serta perwakilan siswa dan guru. Harapannya, hasil reses ini dapat menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan dunia pendidikan di Sumatera Selatan. (DNL)

 

Pos terkait