OKU. Berita Suara Rakyat. Com
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan Daerah Pemilihan (Dapil) V menggelar Reses Masa Sidang V Tahun Anggaran 2026 di wilayah Kabupaten OKU dan OKU Selatan pada 10–17 Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan menyerap dan menghimpun aspirasi masyarakat secara langsung sebagai bahan perumusan kebijakan pembangunan daerah.
Reses Dapil V dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan sekaligus anggota reses Dapil V, Andie Dinialdie (Partai Golkar). Turut hadir Koordinator Reses Dapil V, Sri Mulyadi (Partai Gerindra), bersama anggota lainnya yakni Isyana Lonitasari (Partai Demokrat), At Thahirah Putri Lestari (Partai PPP), Fathan Qoribi (Partai PKB), Andri Fitriansyah (Partai NasDem), dan Mirza Gumay (Partai PAN).
Di Kabupaten OKU, kegiatan reses dilaksanakan di sejumlah titik, antara lain Kecamatan Peninjauan, Kecamatan Sinar Peninjauan, Desa Marga Bhakti, serta beberapa sekolah seperti SMAN 1, SMAN 2, SMAN 3, SMAN 4, SMKN 1, SMKN 2, SMKN 3, SMKN 4, dan SDN 6 OKU. Pertemuan tersebut melibatkan tokoh adat, tokoh agama, pemuda, organisasi kemasyarakatan, guru, komite sekolah, wali murid, pelajar, perangkat kabupaten hingga unsur kecamatan dan desa.
Andie Dinialdie menjelaskan bahwa pelaksanaan reses dilakukan secara berkelompok dan tersebar di berbagai titik guna memastikan aspirasi yang dihimpun benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.
Dari hasil reses, terdapat lima poin utama yang menjadi prioritas aspirasi masyarakat.
Pertama, pemerataan infrastruktur. Masyarakat berharap Gubernur Sumatera Selatan memberi perhatian serius terhadap percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas jalan provinsi, jembatan, irigasi pertanian, bronjong atau talud, serta sarana air bersih dan sanitasi. Infrastruktur dinilai krusial untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah dan memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan.
Kedua, penguatan pelayanan pendidikan. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan diharapkan meningkatkan pemerataan dan kualitas sarana prasarana pendidikan, termasuk rehabilitasi ruang kelas, pengadaan fasilitas belajar, beasiswa bagi siswa berprestasi dan kurang mampu, serta optimalisasi distribusi tenaga pendidik. Selain itu, kesejahteraan guru baik ASN maupun PPPK juga menjadi perhatian utama demi peningkatan mutu pendidikan di Dapil V.
Ketiga, peningkatan layanan kesehatan.Warga meminta penguatan layanan kesehatan primer melalui peningkatan fasilitas Puskesmas dan Puskesmas Pembantu, ketersediaan tenaga medis dan paramedis, pemerataan distribusi obat, serta pembangunan rumah sakit tipe C di kecamatan yang telah memenuhi syarat.
Keempat, dukungan terhadap pertanian, perkebunan, dan ekonomi kerakyatan. Sebagai wilayah dengan potensi besar di sektor pertanian dan perkebunan, masyarakat membutuhkan bantuan alat dan mesin pertanian, pupuk bersubsidi, bibit unggul, serta pembangunan jalan usaha tani. Pemerintah juga diminta memperluas pemberdayaan UMKM melalui akses permodalan, pelatihan, dan fasilitasi pemasaran produk lokal.
Kelima, penguatan program sosial dan kepemudaan.Masyarakat berharap adanya dukungan terhadap kegiatan sosial, pembinaan generasi muda, serta penguatan lembaga sosial dan keagamaan di tingkat desa dan kelurahan guna memperkuat ketahanan sosial.
Koordinator Reses, Sri Mulyadi, menambahkan bahwa untuk mendukung program Sumsel Mandiri Pangan, pemerintah provinsi diharapkan memperjuangkan kenaikan harga hasil bumi sekaligus menjaga stabilitas harga sembako.
Selain itu, melalui Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Selatan, pemerintah diminta merealisasikan program Internet Desa di wilayah blank spot dengan berkoordinasi bersama Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia untuk penambahan pembangunan BTS di kabupaten/kota.
Warga juga menyampaikan kebutuhan pupuk subsidi maupun non-subsidi, bantuan hewan ternak, bibit ikan, serta bibit unggul lainnya. Pengelola PDAM dan PLN turut diminta meningkatkan kualitas pelayanan agar masyarakat di OKU dan OKU Selatan dapat merasakan manfaat maksimal.
Anggota Dapil V juga mengingatkan para camat dan kepala desa agar aktif mengusulkan program pembangunan melalui mekanisme Musrenbang Desa, Musrenbang Kecamatan, hingga Musrenbang Kabupaten.
Aspirasi Sekolah dan Desa
Dalam sesi dialog, sejumlah aspirasi spesifik turut disampaikan. Perwakilan SMKN 5 OKU, Reva, mengusulkan renovasi area parkir sekolah, pembangunan lapangan, serta penambahan lapangan pekerjaan bagi lulusan baru.
Dari Desa Bunglai, Kecamatan KPR, Keyzha menyampaikan usulan penyaluran buku gratis atau penurunan harga buku, pendirian perpustakaan umum, bantuan bagi fakir miskin, penghijauan hutan gundul, serta perbaikan jalan rusak.
Sementara itu, warga Desa Marga Bhakti, Leni Rachmawati, meminta fasilitasi penyelesaian persoalan lahan sekitar 80 hektare secara tegas dan berbasis hukum, percepatan program percetakan sawah, pemberdayaan petani muda, serta kepastian legalitas pengelolaan lahan agar masyarakat dapat berusaha secara aman dan berkelanjutan.
Reses ini diharapkan menjadi jembatan aspirasi antara masyarakat dan pemerintah provinsi dalam mendorong pembangunan yang merata, inklusif, dan berkeadilan di wilayah Dapil V Sumatera Selatan.
(Yanti/ADV).


















