Ogan Ilir. Berita Suara Rakyat. Com
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Gubernur Sumsel Dr H Herman Deru, S.H., M.M yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumsel Dr H Mondyaboni, S.E., S.Kom., M Si., M.Pd menghadiri kegiatan acara peresmian revitalisasi satuan pendidikan wujudkan sekolah aman dan nyaman se kabupaten OI bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI) bertempat di halaman Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Indralaya kabupaten OI Provinsi Sumsel.
Turut hadir didalam kegiatan ini yakni Kemendikdasmen RI Prof Dr Abdul Mu’ti, M.Ed, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir (OI) diwakili oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Ogan Ilir Dicky Syailendra, S.Sos., M.Si, Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumsel Alwis Gani, S.E., M.M, Kepala Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumsel H Tajudin Idris, S.Si., M.T, Kepala Bidang (Kabid) Sekolah Menengah Atas (SMA) Disdik Provinsi Sumsel Basuni, S.Pd., M.M, Kepala SMA Negeri 1 Indralaya Kabupaten OI Pudyo Laksono, S.Pd, serta undangan lainnya.
Dikatakan Kepala Disdik Provinsi Sumsel Dr H Mondyaboni, S.E., S.Kom., M.Si., M.Pd, terima kasih banyak kami sampaikan kepada Kemendikdasmen RI atas bantuan yang luar biasa bagi revitalisasi sekolah, dari mulai tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), bahkan Sekolah Luar Biasa (SLB).
Dimana sudah dibantu dari Kementerian Pendidikan untuk revitalisasi sekolah dan digitalisasi sekolah. Sudah banyak sekali yang sudah diberikan kepada kami di provinsi Sumsel.
“Mulai dari bantuan dana BOS, PIP, Revitalisasi, digitalisasi, dan kemudian peningkatan kapasitaa guru serta siswa. Kami bekerjasama dengan Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP), Balai Bahasa, dan lain sebagainya,” ujarnya.
Menurut Kemendikdasmen RI Prof Dr Abdul Mu’ti, M.Ed, negara yang dikdaya, mereka yang hebat adalah mereka yang punya kemampuan membangun jejaring yang seluas-luasnya dan sekuat-kuatnya dengan semua kalangan, network, jejaring itulah kunci untuk kita bisa menggegam dunia.
Tapi untuk itu semua tentu kita harus menguasainya, dan untuk menguasainya, kalian semua harus punya 3 L. Jadi orang yang punya wawasan yang luas, punya pengetahuan yang tinggi, punya kemampuan berfikir yang tinggi.
“Hire orther thinking skil, berfikir kritis itulah yang menjadi kunci yang pertama. Kalian harus menjadi anak-anak yang catable, yang serba bisa, yang terampil, yang menguasai berbagai macam jenis keterampilan,” ungkapnya.
Kemudian, anak-anak yang humble, yang tetap rendah hapi, memiliki budi pekerti yang mulia, akhlakul karimah. Karena itulah kunci untik kalian bisa menggegam dunia. Dengan tiga bekal itu, bercita-citalah yang tinggi, bercita-citalah yang mulia.
Sebagai orang yang beragama Islam, mungkin saya mengingatkan, Nabi Bersabda “Cita-cita adalah anugerah Tuhan kepada Hamba-Nya”. Sehingga diri orang yang beriman adalah mereka yang optimistis dengan masa depan.
“Mereka yang punya cita-cita yang tinggi, di mana saya baru saja dari kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, perjalanannya penuh dengan perjuangan,” katanya.
Dilanjutkannya, saya bayangkan sekian tahun yang lalu kira-kira seperti apa OKU itu, abad 21 saja seperti itu. Tapi dari oku lahir seorang Gubernur Sumsel, lahir seorang Kepala Dinas, lahir seorang Bupati.
Jadi jangan merasa rendah diri karena kalian orang desa, jangan merasa rendah diri karena kalian anak orang biasa-biasa saja. Jangan merasa rendah diri, karena kalian penampilan fisiknya tidak goodlucking
“Percaya ditilah, karena percaya diri dan cita-cita adalah kunci untuk kita bisa menjadi anak-anak yang berprestasi,” ucapnya.
(Anton)












