Palembang. Berita Suara Rakyat. Com
Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Ketua TP PKK Provinsi Sumsel menghadiri serta membuka secara langsung acara pembukaan jajan bukoan 2026 yang diselenggarakan oleh ICSB Provinsi Sumsel bertempat di Rambang Semesta Ballroom Palembang, Jumat (20/2/2026).
Turut hadir didalam kegiatan ini Ketua Indonesia Council for Small Business (ICSB Provinsi Sumsel, Kepala Biro Umum dan Perlengkapan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sumsel, Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Sumsel, Kepala Dinas (DPMPTSP) Provinsi Sumsel, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Sumsel, dan undangan lainnya.
Dikatakan Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Hj Febrita Lustia Herman Deru, kegiatan ini memang dilaksanakan setiap bulan ramadhan menyambut bulan suci Ramadhan untuk masyarakat mencari jajan untuk berbuka, biar mereka tidak susah lagi harus mencari ke mana.
Jadi kalau kita sudah ada satu suatu tempat, tinggal mencari saja mana yang kita suka. Harapan kedepannya jajan bukoan ini tetap terlaksana setiap tahun di bulan suci ramadhan.
“Tapi juga tidak harus di bulan suci Ramadhan, tapi kan ada di kuliner yang lain, tapi bukan jajan bukoan. Biasanya kita selalu ngajak mereka yakni ICSB,” ujarnya.
Kemudian, di mana tujuannya sendiri untuk ikut dalam kegiatan-kegiatan organisasi baik itu PKK dan Dekranasda. Agar mereka juga bisa mencicipi masakan-masakan yang ada di provinsi Sumsel.
Kalau perbedaan antara tahun kemarin dengan sekarang kita belum tahu, karena ini baru pertama dilaksanakan, dan untuk standnya sendiri banyak, yakni ada sekitar 26 stand.
“Untuk kegiatan ini sendiri akan dilaksanakan selama 6 hari, harapannya sih maunya selama 1 bulan. Nanti yang masyarakatnya ingin ke tempat lain,” ungkapnya.
Dilanjutkannya, inginnya sih disini, tapi pindah ke tempat lain, mungkin di lokasi yang berbeda. Kalau untuk pengawasan dari sisi kesehatan untuk makanan harus dong diawasi.
Itulah gunanya kita harus kerjasama oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terkait. Kemudian kerjasama dengan pihak yang tidak mengikat.
“Kalau OPD kan kita mungkin kerjasama dengan Dinas Kesehatan, mereka juga harus ngecek, makanya saya bilang kita harus membuat makanan itu dengan bersih, dan lain sebagainya,” katanya.
Menurut Ketua ICSB Provinsi Sumsel Hj Samantha Tivani, B.Bus. M.IB, di mana ICSB memang membantu para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), di mana disini ada 26 tenan, tidak ada pengurangan daripada tahun kemarin, malah justru mereka antusias malah kurang sebenarnya sih.
Sepertinya tidak ada penambahan untuk diujung ramadhan, karena selama 6 hari juga kita sudah paket komplit. Karena kita juga mengadakan yang lain, dan selain itu kita kolaborasi dengan dinas pendidikan (Disdik).
“Dimana ada lomba mewarnai, fashion show, ayat pendek, dan lain-lain sebagainya. Di mana rata-rata memang saya request kepada para pelaku UMKM kalau bisa menunya jangan ada yang sama,” ucapnya.
(Anton)
















