Wagub Cik Ujang Tekankan Peningkatan Kinerja dan Layanan di RUPS PT TSM

Palembang. Berita Suara Rakyat. Com

Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Cik Ujang membuka Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2024 PT Tirta Sriwijaya Maju Perseroan Daerah (Perseroda) yang digelar di Hotel Swarna Dwipa, Rabu (4/6/2025).

 

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Setda Sumsel Ir. Basyaruddin Akhmad, M.Sc., jajaran komisaris dan direksi, serta para pemegang saham.

Cik Ujang menegaskan bahwa PT TSM sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) harus terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat sekaligus memperhatikan kesejahteraan pegawai. Ia mengingatkan bahwa pada tahun berjalan, perusahaan tidak menerima penyertaan modal dari Pemerintah Provinsi Sumsel.

 

“Tanpa adanya suntikan dana dari pemprov, PT TSM harus mampu mengoptimalkan anggaran internal untuk meningkatkan performa kerja dan pelayanan. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang untuk membuktikan kemandirian perusahaan,” tegasnya.

Menurutnya, RUPS bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan momentum strategis untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja perusahaan, memperkuat tata kelola, serta menyusun langkah ekspansi yang terukur dan berkelanjutan.

 

Sementara itu, Direktur Utama PT TSM (Perseroda), Adib Ubaidillah, SE., MM., CRGP., menjelaskan bahwa terdapat sembilan agenda utama yang dibahas dalam RUPS tersebut sebagai bentuk pertanggungjawaban direksi dan komisaris kepada para pemegang saham.

 

Salah satu agenda penting adalah rencana penguatan investasi di Kabupaten Banyuasin serta perluasan kapasitas layanan di Kota Palembang. Seluruh rencana ekspansi tersebut akan direalisasikan dengan memanfaatkan dana internal perusahaan tanpa dukungan tambahan penyertaan modal dari Pemprov Sumsel.

 

“Dalam tiga tahun terakhir, PT TSM menunjukkan tren kinerja yang positif. Kami konsisten memberikan kontribusi kepada daerah melalui dividen,” ujar Adib.

 

 

Ia menyebutkan, dividen tahun buku 2024 yang dibayarkan pada 2025 mencapai Rp5 miliar, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp3,4 miliar. Peningkatan tersebut menjadi indikator pertumbuhan dan efisiensi perusahaan.

Selain itu, evaluasi tingkat kesehatan perusahaan yang dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam aspek keuangan maupun tata kelola.

 

Dengan capaian tersebut, manajemen optimistis PT TSM dapat terus memperkuat posisi sebagai BUMD yang sehat, mandiri, dan berkontribusi nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sumatera Selatan.

(Yanti)

Pos terkait