Wamen PKP RI Minta Swasta Bisa Berperan Membangun Sumsel, Berikut Disampaikan Dirut PT CAG

Palembang. Berita Suara Rakyat. Com

PT Cipta Arsi Griya (CAG) yang merupakan perusahaan developer terkemuka yang menaungi daripada perumahan elit Citra Grand City Palembang bersama dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mendampingi daripada Wakil Menteri Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia (Wamen PU PKP RI) ke provinsi Sumsel.

 

Adapun Kunjungan Wamen PU PKP RI Fahri Hamzah ke beberapa titik yang ada di kota Palembang yang di mulai dari lapangan kawasan jakabaring yang berbasis TPD berupa Rusunami Jakabaring, Perumahan Komunitas Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) non Formal Griya Sumsel Sejahtera, hingga ke Finewoods Park yang berada di kawasan elit Perumahan CGC Talang Kelapa Kecamatan Alang-Alang Lebar Kota Palembang, Rabu (11/2/2026).

 

Dikatakan Direktur PT CAG Danny Candra Wijaya, sangat harapan kita sih sangat baik, karena ya Menteri PKP RI dalam hal ini Wamen PKP RI pun melihat, mensupport dari perumahan rakyat.

 

Dari Real Estate Indonesia (REI) terus mensupport  pembangunan masyarakat yang ke depannya yang maunya maju untuk Indonesia.

 

“Makanya dari Badan yang di buat sama Wamen PKP RI ya maunya ya kita semuanya itu bisa maju dengan swasta, pemerintah, bisa bergerak bersama,” ujarnya.

 

Kemudian, kalau CAG justru dia dari Wamen PKP RI bilang bagus, kita melakukan yang sangat terbaik. Justru beliau kaget melihat itu, ya harusnya banyak tanah-tanah yang tidak terpakai di kelola oleh swasta.

 

Makanya dia dari Wamen PKP RI tadi setelah kunjungan ke beberapa tempat tadi, kalau bisa swasta yang membangunnya. Kita harus lihat dahulu, kita pelajari, hitung-hitungan, kalau semuanya baik dan memang disupport pemerintah ya kita mungkin mau.

“Terkait mengenai Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) ada yang disampaikan Wamen PKP RI, dia mensupport. Justru MBR itu harusnya di majukan, di naikkan terus untuk rumah subsidi. Sedangkan kita sudah bangun rumah seimbang 1, 2, dan 3,” ungkapnya.

 

Dilanjutkannya, kalau untuk kota Palembang sudah ada yakni Rusunawa yang di Ilir Barat, kalau bisa dikerjakan oleh swasta, atau siapapun yang bisa mengembangkannya.

 

Kepada pemerintah terus mensupport pembangunan, karena kita semua dari Real Estate ini butuh support dari pemerintah, karena kita tidak bisa bergerak tanpa bantuan dari pemerintah  setempat.

 

“Kalau dari perbankan pembiayaan mereka support semua, kedepannya itu justru dia akan dipelajari. Justru dari Wamen PKP RI dia akan kasih sedikit lebih mudah,” katanya.

 

Masih dilanjutkannya, karena dia tahu, yang kemarinnya, yang beberapa yang sulit itu akan dipermudah mereka lebih pelajari. Karena kita pun tahu seperti kemarin kita banyak yang beli tapi yang lulus akad kurang dari misal 40 persen.

 

Untuk back log masih tinggi, dan itu sangat diperlukan sekali pembangunan. Makanya harus dipermudah, nanti izin-izin dan terus dari slip gaji apapun kriterianya harus dipermudah.

 

“Sehingga mereka dipermudah untuk membeli rumah. Karena kan tadi banyak tahap ya mungkin ke depannya apakah bisa dibuat, misalnya dari REI sudah ada gold seat dan platinum jadi memang properti yang tinggi tidak perlu lagi melewati tahap itu,” ucapnya.

 

Masih disampaikannya, bisa langsung melewati tahap yang tadi cuma mungkin 1 atau 2 slip gaji sudah bisa KPR yakni Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Masih disini, kita fokus disini semua.

 

“Kita terus bangun, tapi rumah yang kita bangun yakni komersil. Subsidi sudah kita bangun, tapi nanti yang MBR kita bangun ditempat lain,” imbuhnya.

 

(Anton)

 

Pos terkait