Palembang. Berita Suara Rakyat. Com
Guna menyerap aspirasi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan pelayanan publik, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dari Daerah Pemilihan (Dapil) I melaksanakan Reses Tahap III Tahun Anggaran 2025.
Dapil I ini meliputi delapan kecamatan di Kota Palembang, yakni Ilir Barat I, Ilir Barat II, Bukit Kecil, Gandus, Kertapati, Seberang Ulu I, Seberang Ulu II, dan Plaju.
Kegiatan reses dipimpin oleh Koordinator Reses Chairul S. Matdiah, S.H., M.H. (Fraksi Demokrat) bersama lima anggota DPRD Sumsel lainnya, yaitu Aryuda Perdana Kusuma, S.Sos. (Golkar), Firmansyah Hakim, S.H. (NasDem), Ir. Romiana Hidayati (PDIP), Muhammad Toha, S.Ag. (PKS), serta Abdullah Taufik, S.E., M.M. (Gerindra).
*Aspirasi Masyarakat yang Mengemuka
Dalam kesempatan ini, berbagai aspirasi penting masyarakat di Dapil I disampaikan langsung kepada para wakil rakyat, antara lain:
Bidang Pendidikan
Banyak sekolah dasar (SD) maupun sekolah menengah pertama (SMP), baik negeri maupun swasta, masih mengalami kekurangan ruang kelas.
Kondisi beberapa bangunan sekolah dinilai memprihatinkan dan membutuhkan perbaikan segera.
Masih ditemui adanya praktik pungutan liar (pungli) pada proses penerimaan siswa baru.
Beberapa sekolah belum mendapatkan distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah.
Bidang Kesehatan
Keterbatasan tenaga medis, fasilitas, dan ketersediaan obat-obatan di sejumlah puskesmas.
Kader posyandu dinilai perlu mendapat perhatian lebih, baik dari sisi penghargaan maupun fasilitas pendukung.
Bidang Infrastruktur dan Lingkungan
Kondisi ruas jalan antar kelurahan, terutama di kawasan Seberang Ulu, banyak yang rusak parah dan berlubang.
Kebutuhan lampu jalan, seperti di kawasan Macan Lindungan, masih mendesak untuk menunjang keamanan masyarakat.
Minimnya ketersediaan lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU), khususnya di Kecamatan Plaju.
Persoalan banjir akibat drainase yang tidak berfungsi optimal, sehingga masyarakat mengusulkan penambahan kolam retensi.
Bidang Transportasi dan Lalu Lintas
Titik rawan macet terjadi di kawasan Jalan Izzudin, Bina Ilmi, Universitas Muhammadiyah, dan Parameswara.
Masyarakat berharap ada langkah konkret dari pemerintah, baik melalui pengembangan jalur alternatif maupun rekayasa lalu lintas yang lebih efektif.
Kemacetan yang semakin parah terutama pada jam sibuk: jam masuk sekolah, jam kerja, serta jam pulang.
Bidang Sosial : Perlu perbaikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) untuk memastikan bantuan tepat sasaran, termasuk program Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Bantuan Langsung Rehabilitasi (BLR).
Masih banyak warga miskin yang belum tersentuh bantuan sosial.
Koordinator Reses, Chairul S. Matdiah, menjelaskan, melalui kegiatan reses ini pihaknya menerangkan terkait tugas dari DPRD yakni legislasi (membentuk peraturan daerah), anggaran (membahas dan menyetujui APBD), dan pengawasan (mengawasi pelaksanaan perda dan APBD) yang dijalankan sebagai bagian dari fungsi-fungsi utama untuk mewakili dan melayani kepentingan rakyat di daerah.
Lebih lanjut Chairul menuturkan, bahwa setiap aspirasi masyarakat akan ditindaklanjuti.“Apapun aspirasi yang disampaikan tentu akan kami bawa ke rapat paripurna untuk kemudian ditindaklanjuti bersama pemerintah daerah. Kami ingin memastikan bahwa kebutuhan masyarakat, baik dalam pendidikan, kesehatan, infrastruktur, maupun kesejahteraan sosial, mendapat perhatian serius,” ujarnya.
Dengan adanya reses ini, diharapkan masyarakat di Dapil I bisa merasakan dampak nyata dari pembangunan yang merata dan berkeadilan.(Yanti)