EduAction Summit 2025 : Dompet Dhuafa Wujudkan Pendidikan Berkualitas dan Inklusif

oplus_2

Palembang. Berita Suara Rakyat. Com

Dompet Dhuafa Sumatera Selatan (Sumsel) bersama Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang menggelar EduAction Summit 2025 di Aula Perpustakaan Kampus B UIN Raden Fatah Jakabaring, Selasa (28/10/2025).

 

Kegiatan ini menjadi ajang kolaborasi antara lembaga zakat, dunia pendidikan, dan masyarakat untuk mendorong perubahan nyata di bidang pendidikan.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor UIN Raden Fatah Palembang Prof. Dr. Muhammad Adil, M.A, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Sumsel Rizki Asmuni, Influencer Pendidikan Sherly Annavita, serta Orang Tua Asuh eTahfizh Sumsel Nico Poundra Mulia dan Eris Purnamalia.

 

Dalam sambutannya, Rizki Asmuni menyampaikan bahwa EduAction Summit 2025 merupakan salah satu kegiatan untuk menyampaikan program Dompet Dhuafa Sumsel di bidang pendidikan. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan beasiswa bagi siswa SMA, beasiswa YES dan eTahfizh, dan GenZakat Aksi untuk tingkat mahasiswa.

 

Selain itu, Dompet Dhuafa Sumsel juga melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan UIN Raden Fatah Palembang, meliputi kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

 

“Melalui kegiatan ini kami ingin menegaskan komitmen Dompet Dhuafa dalam membangun pendidikan berkualitas dan inklusif. Kami juga mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam program Orang Tua Asuh guna membantu anak-anak berprestasi dari keluarga kurang mampu,” ujar Rizki Asmuni.

 

Acara juga dimeriahkan dengan talkshow inspiratif bersama influencer pendidikan Sherly Annavita dan para donatur Dompet Dhuafa. Para narasumber berbagi pengalaman dan motivasi untuk menumbuhkan semangat kepedulian sosial di kalangan generasi muda Sumsel.

Rizki menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bentuk transparansi publik Dompet Dhuafa terkait pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), terutama dalam mendukung program pendidikan.

 

“Pendidikan adalah kunci perubahan. Dengan pendidikan yang baik, kita bisa melahirkan generasi bermartabat, berdaya, dan mampu membawa Indonesia ke arah lebih baik,” ungkapnya.

 

Sementara itu, dr. Eris Purnamalia, salah satu Orang Tua Asuh eTahfizh Sumsel, menuturkan bahwa dirinya telah menjadi donatur Dompet Dhuafa selama 11 tahun.

 

“Mari berzakat dan berbagi sebagai orang tua asuh. Alhamdulillah Saya sudah 11 tahun membersamai Dompet Dhuafa dan melihat langsung manfaat nyata dari program pendidikan ini,” ujarnya.

 

Senada,  dr. Nico Poundra Mulia juga berbagi pengalaman pribadi sebagai donatur.

 

“Kami sudah merasakan keajaiban sedekah. Kami ingin menjadi inspirasi bagi yang lain bahwa sedekah benar-benar membawa keberkahan. Jangan takut bersedekah, rasakan keajaibannya,” katanya.

 

Melalui EduAction Summit 2025, Dompet Dhuafa Sumsel dan UIN Raden Fatah berharap terwujud sinergi kuat antara kampus, lembaga sosial, dan masyarakat dalam membangun pendidikan inklusif, berkualitas, dan berkeadilan bagi semua kalangan.

 

(Yanti)

 

Pos terkait