Plaju. Berita Suara Rakyat. Com
Pengelolaan kawasan pesisir berbasis perhutanan sosial menjadi salah satu fokus Pertamina Patra Niaga dalam menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di Desa Sungsang IV, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin, upaya pelestarian mangrove terus didorong melalui kolaborasi multipihak guna mengembangkan potensi biodiversity menuju kawasan ekowisata yang berkelanjutan.
Dalam upaya memperkuat pengelolaan lingkungan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir, Pertamina Patra Niaga melalui Fungsi Project R&P Plaju di bawah Direktorat Infrastruktur, Proyek, dan Asset Integrity akan melanjutkan Project Sustainability & Community Development Initiatives bersama masyarakat pesisir di Sungsang IV.
Hal itu ditandai dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Lembaga Desa Pengelola Hutan Desa (LDPHD) Sungsang IV di Gedung CRGM RU III, Senin (4/5/2026).
Kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam pengelolaan biodiversitas di kawasan perhutanan sosial Hutan Desa Sungsang IV untuk mewujudkan ekowisata berbasis lingkungan dan masyarakat. Perjanjian kerjasama ditandatangani oleh PT Pertamina Patra Niaga yang diwakili oleh Pjs. GM Project Refining & Petrochemical Dumai, Muhammad Rahmad, serta Ketua LDPHD Sungsang IV, Abdullah.
Muhammad Rahmad, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung agenda keberlanjutan, khususnya dalam pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
“Pengelolaan hutan desa tidak hanya berfokus pada aspek konservasi, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi melalui pengembangan ekowisata berbasis mangrove,” ujarnya.
Ia menambahkan, pendekatan yang dilakukan mengedepankan keterlibatan masyarakat secara aktif, mulai dari pembibitan, penanaman hingga pemeliharaan mangrove. Hal ini diharapkan mampu menciptakan kemandirian sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan pesisir.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, kerjasama ini mencakup penanaman bibit mangrove, pemeliharaan, penyulaman, hingga perhitungan potensi karbon dengan memberdayakan kelompok masyarakat yang tergabung dalam LPDHD Sungsang IV. Selain itu, juga dilakukan patroli keamanan kawasan, pembentukan dan pelatihan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS), pembangunan posko LDPHD, serta penyusunan laporan bulanan dan laporan akhir sebagai bagian dari evaluasi berkelanjutan.
Sebanyak 10 ribu batang bibit Mangrove jenis Rhizophora apiculata dan Rhizophora mucronata telah disiapkan masyarakat untuk ditanam. Rencananya, sebanyak 7.500 bibit untuk penanaman awal, dan 2.500 bibit untuk penyisipan. Pengadaan bibit dilakukan melalui koordinasi dengan masyarakat sekitar sebagai bagian dari upaya pemberdayaan lokal. Sebelumnya, sebanyak 11.000 mangrove telah ditanam sejak 2023.
Kepala Desa Sungsang IV, Romi Adi Candra, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pertamina selama ini. Ia menekankan bahwa pengelolaan kawasan hutan desa seluas 553 (Ha) hektare menjadi tanggung jawab bersama, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan di wilayah pesisir.
“Mangrove saat ini menjadi perhatian dunia, sehingga penting bagi kita untuk terus mengelola dan melestarikannya dengan melibatkan masyarakat,” ungkapnya.
Menurutnya, permasalahan wilayah pesisir, termasuk di Sungsang IV, tidak dapat diselesaikan tanpa peran aktif masyarakat lokal. Oleh karena itu, program ini juga difokuskan pada pemberdayaan masyarakat agar mampu menjaga kelestarian hutan sekaligus memperoleh manfaat ekonomi secara berkelanjutan. Kerja sama ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan kawasan Sungsang IV sebagai ekowisata berbasis lingkungan yang lestari dan inklusif.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan langkah kecil yang dimulai dari Desa Sungsang IV dapat membawa dampak besar bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat pesisir. Upaya menjaga mangrove bukan hanya tentang hari ini, tetapi tentang mewariskan alam yang lestari bagi generasi mendatang, di mana masyarakat tumbuh bersama alam, dan alam tetap terjaga untuk masa depan.
(Yanti)
















