Palembang. Berita Suara Rakyat. Com
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMA Negeri 8 Palembang, H. Muhammad Edwar, M.Pd, menyampaikan bahwa daya tampung Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 di sekolah tersebut mencapai 360 siswa. Jumlah ini terbagi dalam 10 rombongan belajar (rombel), dengan masing-masing kelas diisi 36 siswa.
Edwar menjelaskan, pelaksanaan SPMB tahun ini dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama meliputi jalur domisili, afirmasi, mutasi, prestasi akademik, prestasi non-akademik, serta prestasi nilai Tes Kompetensi Akademik (TKA).
Untuk gelombang pertama, pendaftaran dibuka pada 25–26 Mei, 29–30 Mei, serta 2–3 Juni 2026. Sementara itu, verifikasi berkas dilaksanakan pada tanggal yang sama ditambah 4 Juni 2026. Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 6 Juni 2026, dan daftar ulang berlangsung pada 8–12 Juni 2026.
“Pemetaan wilayah atau rayonisasi khusus jalur domisili dan afirmasi mencakup Kecamatan Plaju, Seberang Ulu II, dan Jakabaring,” ujar Edwar saat diwawancarai, Senin (4/5/2026).
Ia menambahkan, gelombang kedua diperuntukkan bagi jalur prestasi melalui Tes Akademik (TKA). Jadwal pendaftaran dibuka pada 15–18 Juni 2026, verifikasi berkas 15–19 Juni 2026, pelaksanaan tes pada 22–23 Juni 2026, serta pengumuman pada 25 Juni 2026. Adapun daftar ulang dilakukan pada 26–30 Juni 2026.
Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi https://sumsel.spmb.id.
Namun, calon murid yang telah mendaftar tetap diwajibkan melakukan verifikasi berkas secara langsung di SMA Negeri 8 Palembang.
Pada gelombang pertama, seluruh jalur seleksi dilaksanakan secara bersamaan. Calon murid diperbolehkan memilih dua jalur sesuai dengan persyaratan yang berlaku.
Untuk jalur domisili, penilaian tidak lagi berdasarkan jarak rumah ke sekolah, melainkan pada nilai rata-rata rapor semester 1 hingga 5 untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, IPA, dan IPS.
Sementara itu, jalur afirmasi diperuntukkan bagi calon murid dari keluarga kurang mampu serta penyandang disabilitas, dengan tetap mempertimbangkan prioritas jarak tempat tinggal.
“Bagi calon murid yang belum lulus pada gelombang pertama, masih memiliki kesempatan untuk mendaftar di gelombang kedua melalui Tes Kompetensi Akademik,” jelasnya.
Adapun komposisi daya tampung dari total 360 siswa meliputi jalur domisili sebesar 30 persen, afirmasi 30 persen, mutasi 5 persen, dan prestasi 35 persen.
Edwar juga menegaskan bahwa SPMB di SMA Negeri 8 Palembang terbuka untuk semua kalangan, termasuk peserta didik berkebutuhan khusus (disabilitas).
Selain itu, SMA Negeri 8 Palembang terus menunjukkan prestasi yang membanggakan, baik di bidang akademik maupun non-akademik.
Sekolah ini memiliki berbagai kegiatan ekstrakurikuler unggulan, seperti paskibraka dan seni, dengan capaian juara 3 tingkat nasional dalam ajang FLS2N.
Pada tahun 2026, sebanyak 56 siswa SMA Negeri 8 Palembang berhasil lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) ke berbagai perguruan tinggi negeri ternama, seperti Universitas Sriwijaya (Unsri), Institut Pertanian Bogor (IPB), bahkan hingga perguruan tinggi di Rusia. Jumlah ini meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatat 32 siswa lolos SNBP.
(Yanti)
















