Mereka Berani Bicara: Cerita di Balik Panggung English Excellence Festival 2026

Palembang. Berita Suara Rakyat. Com

 

Di atas panggung, satu per satu peserta menarik napas sebelum memulai. Ada yang berpidato dengan lantang, ada yang membacakan puisi dengan penuh perasaan, ada pula yang bernyanyi dan bercerita dalam bahasa Inggris, bahasa yang bagi sebagian dari mereka masih terasa menantang. Itulah suasana babak final English Excellence Festival (EEF) 2026 yang digelar Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (HMPS PBI), Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Raden Fatah Palembang, Kamis (22/10/2026).

 

Perjalanan menuju panggung final tidak singkat. Sejak 17 hingga 20 Oktober 2026, para peserta lebih dulu melewati seleksi online (babak penyisihan). Hanya mereka yang lolos yang berkesempatan tampil langsung di hadapan juri dan penonton pada hari final.

 

**Awal dari Sebuah Gagasan**

Festival ini bermula dari inisiatif Pembina HMPS PBI, Fitri Alya Okta Sukma, M.Pd. Gagasan itu kemudian diwujudkan mahasiswa menjadi kompetisi yang melibatkan pelajar dan mahasiswa dari berbagai sekolah dan kampus di Palembang dan sekitarnya. Bagi para panitia, EEF bukan hanya soal menyelenggarakan lomba, tetapi juga belajar mengelola acara dari nol.

 

Dukungan pimpinan fakultas dan program studi hadir langsung di lokasi. Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Dr. Mukti Ali, M.Pd., bersama Ketua Program Studi PBI, Rizqy Dwi Amrina, M.Pd., membuka acara secara resmi. Sekretaris Program Studi PBI, Deta Desvitasari, M.Pd., turut hadir menyaksikan jalannya final.

**Enam Panggung, Satu Semangat**

Ada enam kategori yang dipertandingkan: Speech tingkat SMA, Speech tingkat universitas, Poetry Reading, Storytelling, Singing tingkat SMA, dan Singing tingkat universitas. Masing-masing menuntut kemampuan berbeda, mulai dari keberanian berbicara di depan umum, penghayatan sastra, hingga kepiawaian bercerita dan bernyanyi.

 

Panitia berharap festival ini menumbuhkan minat dan rasa percaya diri generasi muda dalam berbahasa Inggris. “Dare to Speak” bukan sekadar slogan, melainkan ajakan agar peserta berani tampil dan menunjukkan potensi mereka.

**Mereka yang Naik Podium**

*Speech — Tingkat SMA*
– Juara 1: Celine Livina Ruslin (SMA Ignatius Global School Palembang)
– Juara 2: Jacinda Calvira Libra UL (SMAN 1 Palembang)
– Juara 3: Nadine Cheryl (SMA Ignatius Global School Palembang)
– Harapan 1: Muhammad Fadhil Ibrahim (MAN Insan Cendekia OKI)

*Speech — Tingkat Universitas*
– Juara 1: Dona Malwan Sabel (UIN Raden Fatah Palembang)
– Juara 2: Meutia Dhien Assegaf (UIN Raden Fatah Palembang)
– Juara 3: Raisyah Nadhirah (Universitas Indo Global Mandiri/UIGM)
– Harapan 1: Afifah Nur Halijah (UIN Raden Fatah Palembang)

*Poetry Reading*
– Juara 1: Jehan Raihana (MAN 2 Palembang)
– Juara 2: Nadine Cheryl (SMA Ignatius Global School Palembang)
– Juara 3: Deska Rahma Jubairi (UIGM)
– Harapan 4: Muhammad Furqon (SMK Tri Darma Palembang)

*Storytelling*
– Juara 1: E Via Khoirunniza (SMA Sumatera Selatan)
– Juara 2: Meautia Dhien Assegaf (UIN Raden Fatah Palembang)
– Juara 3: Revalina Khanza (SMAIT Harapan Mulia Palembang)
– Harapan 1: Carissa Putri Azhara (SMAIT Harapan Mulia Palembang)

*Singing — Tingkat SMA*
– Juara 1: Aulia Safira (SMA Sains Alumnika Palembang)
– Juara 2: Mela Anggraini (MA Patra Mandiri)
– Juara 3: Nur Rafina Utami (SMK Tri Dharma Palembang)
– Harapan 1: Bilqis Valencia Fernando (SMK Tri Dharma Palembang)

*Singing — Tingkat Universitas*
– Juara 1: Muhammad Fahri Abdillah (UIN Raden Fatah Palembang)
– Juara 2: Nur Ariqah Nisya Shafiqah (UIN Raden Fatah Palembang)
– Juara 3: Rifa Mukhbita (UIN Raden Fatah Palembang)
– Harapan 1: Jelita Azmiati (UIN Raden Fatah Palembang)

**Lebih dari Sekadar Piala**

Bagi para pemenang, gelar juara adalah buah dari dedikasi, keberanian, dan kerja keras. Namun bagi penyelenggara, makna festival ini lebih luas: menghadirkan lingkungan belajar bahasa Inggris yang kreatif, kompetitif, dan inspiratif, serta memotivasi generasi muda lain untuk berani mengambil kesempatan berprestasi.

HMPS PBI FITK UIN Raden Fatah Palembang berharap ruang seperti ini terus hadir, agar semakin banyak pelajar dan mahasiswa tumbuh menjadi pribadi yang kreatif, komunikatif, dan siap menghadapi tantangan akademik maupun profesional.

 

(Yanti/ril)

Pos terkait