Meriah dan Banjir Hadiah Pada Halal Bihalal Keluarga Besar Campang Tiga Bersama Herman Deru

 

Palembang. Berita Suara Rakyat. Com

Keluarga Besar Campang Tiga menggelar halal bihalal bersama Herman Deru pada Rabu (24/4/2024) di Gedung Serbaguna Partai Nasdem Jalan Letjen Harun Sohar Palembang yang berlangsung meriah. Selain itu juga banjir hadiah dari pihak sponsor termasuk 1 hadiah utama umroh diberikan Herman Deru selaku Calon Gubernur Sumsel.

 

Setidaknya ratusan orang komering yang tergabung dalam keluarga besar Campang Tiga Family (CTF), Silaturahmi Sanak Keluarga (SSK) dan Kolpah Piwari Gunungjati (KPG) hadir berkumpul bersilaturahmi dan halal bihalal bersama bakal calon gubernur Sumsel H Herman Deru.

 

 

Halal Bihalal dan silaturahmi ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum Campang Tiga Family (CTF) Ir H Yahya Ilyas MM, Ketua Umum Kolpah Piwarih Gunungjati Dr H Syarnubi Soman MM MPdi, Ketua Silaturahmi Sanak Keluarga (SSK) H Chinta M Zaidan SE. Selain itu juga hadir beberapa tokoh dan sesepuh keluarga besar Campang Tiga.

 

Ketua Pelaksana Halal Bihalal H Chinta M Zaidan mengungkapkan, acara silaturahmi tersebut merupakan program tahunan dari keluarga besar Campang Tiga. Silaturahmi ini dikemas dalam acara halal bihalal karena bertepatan dengan selesainya bulan Ramadan dan hari raya Idul Fitri 2024.

 

“Acara ini merupakan program kerja tahunan dari Campang Tiga Family. Juga merupakan ajang silaturahmi usai melaksanakan puasa Ramadan dan perayaan Idul Fitri 2024,”katanya.

 

Ketua Umum Campang Tiga Family (CTF) Ir H Yahya Ilyas MM mengatakan acara silaturahmi ini dihadiri oleh ratusan keluarga besar yang tergabung dalam CTF, SSK dan KPG. Baik itu yang ada di Kota Palembang dan daerah lainnya termasuk juga sesepuh serta tokoh masyarakat Campang Tiga dan 5 kepala desa di sekitar Campang Tiga.

 

 

“Acara silaturahmi kita lakukan bersama bapak H Herman Deru karena beliau yang mengukuhkan CTF saat pertama kali berdiri pada tahun 2019 lalu,”katanya.

 

 

Untuk itulah, Ir H Yahya Ilyas MM dalam sambutannya mengajak semua warga Campang Tiga untuk tetap kompak dan peduli. Terlebih lagi dalam hal silaturahmi sesama warga,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yang akan berlangsung pada 27 November mendatang dirinya berharap keluarga besar Campang Tiga dapat kompak dan memiliki rasa peduli yang tinggi.

 

“Komering harga mati. Untuk itulah, sebagai wadah, kita di CTF perlu bantuan dan support dari pemerintah guna menjalankan organisasi ini. Karena itulah kita perlu mendukung orang Komering untuk menjadi Gubernur,” katanya.

 

Dalam hal ini, orang Komering yang dimaksud adalah H Herman Deru yang diketahui akan kembali mencalonkan diri menjadi Gubernur Sumsel Periode 2024-2029 mendatang.

 

 

“Perlu kita dukung beliau agar bisa menjadi gubernur dua periode. Komering harga mati. Mari kita perjuangkan bapak Herman Deru jadi gubernur lagi,” ujarnya.

 

 

Sementara itu, H Herman Deru menyambut baik terlaksananya acara silaturahmi tersebut. Terlebih acara tersebut merupakan gagasan dari para tokoh dan sesepuh dari keluarga besar Campang Tiga.

 

 

“Acara ini adalah gagasan para tokoh yang saya respon dengan baik. Terlebih lagi, acara silaturahmi ini merupakan bentuk kepedulian diantara kita. Silaturahmi ini merupakan terapi bagi kita semua,” ujar Herman Deru.

 

Lebih lanjut dikatakannya, setelah masa pandemi covid 19 berakhir, banyak hal yang hilang ditengah masyarakat. Terutama hilangnya rasa kepedulian terhadap sesama.

 

“Dengan majunya teknologi, membuat masyarakat masyarakat masa bodoh dan hilang kepedulian. Karena itulah saya haturkan penghargaan atas terselenggaranya acara ini. Karena ini bentuk kepedulian kita,” ujarnya.

“Terlebih lagi kita yang di perantauan ini, banyak suku, adat dan bahasa bermacam macam. Belum lagi masalah politik yang ada. Akan ada pilkada serentak, maka kalo kita sudah diikat sesama komering terutama campang tiga, maka kita akan tetap dipersatukan.

 

 

Lebih lanjut dikatakannya, atas nama masyarakat Komering pada umumnya, dirinya berharap jika tidak sekarang maka kapan lagi dan jika bukan kita siapa lagi.

“Kta (warga komering) perlu harus bersatu. Jika memang komering, kita jangan sampai terpecah belah. Karena ini marwah kita. Jangan sampai dipecahbelah karena kepentingan politik sesaat,” tandasnya. (Yanti)

 

Pos terkait