Minim Perhatian, Jalan RT 10 Desa Talang Buluh Dibiarkan Rusak Berlumpur

BANYUASIN. Berita Suara Rakyat. Com

Kondisi infrastruktur jalan pedesaan penghubung antar kecamatan di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, memprihatinkan. Curah hujan tinggi yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir memperparah kerusakan jalan, menjadikannya berlumpur dan licin, serta berisiko tinggi memicu kecelakaan. Ironisnya, jalan tersebut berada di wilayah perbatasan langsung dengan Kota Palembang, ibu kota Provinsi Sumatera Selatan.

 

Akses jalan di Dusun III RT 10, Desa Talang Buluh, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, rusak parah dan sulit dilalui. Jalan yang menjadi penghubung antar kecamatan sekaligus akses menuju kawasan perkotaan ini masih berupa tanah merah dan berubah menjadi kubangan lumpur saat hujan turun.

 

Fatma warga RT 10 Desa Talang Buluh, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuaisn  menyebutkan, musim penghujan, sejumlah ruas jalan penghubung antara Desa Talang Buluh, Kecamatan Talang Kelapa, dengan Desa Semuntul, Kecamatan Rantau Bayur, sepanjang kurang lebih 13 kilometer, tergenang air bercampur lumpur. Kondisi ini menyulitkan mobilitas warga, baik yang menggunakan sepeda motor maupun kendaraan roda empat.

 

“Warga terpaksa ekstra berhati-hati saat melintas. Jalan yang licin dan berlumpur kerap menyebabkan pengendara tergelincir atau terjatuh. Kerusakan jalan semakin parah karena sering dilalui kendaraan besar pengangkut galian tanah. Kalau hujan, jalan tidak bisa dilewati. Sudah sering motor jatuh, apalagi kalau malam,” ujar Fatma.

 

Hal senada disampaikan Radimin, warga lainnya. Menurutnya, jalan tersebut merupakan satu-satunya akses vital masyarakat untuk menuju pasar, sekolah, dan pusat kota. “Kami sangat bergantung pada jalan ini. Sudah bertahun-tahun rusak, tapi belum ada perbaikan,” katanya.

 

Belum tersedianya jaringan listrik untuk penerangan

Kondisi diperparah dengan belum tersedianya jaringan listrik dan penerangan jalan di kawasan pemukiman sekitar. Minimnya tiang listrik membuat ruas jalan gelap gulita saat malam hari, sehingga risiko kecelakaan semakin tinggi.

 

Sebelumnya, kondisi jalan di RT 10 Desa Talang Buluh sempat viral di media sosial TikTok. Dalam video yang diunggah warga, terlihat pengendara kesulitan melintasi jalan berlumpur yang disebut telah rusak selama bertahun-tahun tanpa penanganan dari pemerintah daerah.

 

Warga berharap ada perhatian dari sejumlah wakil rakyat dari daerah pemilihan Talang Kelapa, pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi agar segera turun tangan melakukan perbaikan permanen, mengingat jalan tersebut merupakan akses strategis yang menopang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan keselamatan masyarakat di wilayah perbatasan kota

(Yanti/rilis)

Pos terkait