TP Sriwijaya Sumsel Dorong Pemprov Sumsel Perkuat Perhatian dan Tali Asih Untuk Para Veteran

PALEMBANG. Berita Suara Rakyat. Com

Peringatan Hari Veteran Nasional (Harvetnas) menjadi momentum untuk kembali mengenang jasa para pejuang yang telah mempertaruhkan tenaga, pikiran, bahkan nyawa demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

 

Peringatan Harvetnas dilaksanakan di Auditorium Bina Praja, Palembang, Senin (10/8/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum DPD Tenaga Pembangunan (TP) Sriwijaya Provinsi Sumatera Selatan R. Febriansyah Tradjumas Rozak, S.H., M.M., Ketua DPD Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Provinsi Sumatera Selatan Dr. Ramses, PN, D.Min., Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumsel H. Ricky Fernandi, S.STP., M.Si., serta sejumlah tamu undangan lainnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, TP Sriwijaya menyoroti pentingnya perhatian pemerintah terhadap para veteran yang dinilai telah memberikan kontribusi besar bagi bangsa dan negara.

Ketua Umum DPD TP Sriwijaya Sumsel R. Febriansyah Tradjumas Rozak mengatakan, peringatan Harvetnas bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi momentum untuk kembali mengingat perjuangan para veteran.

“Kita mengenang veteran yang telah berjuang dan kita peringati hari ini. Ini menjadi rutinitas dalam memperingati Harvetnas,” ujarnya

.
Menurut Febriansyah, kondisi sebagian veteran saat ini perlu mendapat perhatian lebih dari pemerintah. Sebab, jasa para veteran tidak dapat dipisahkan dari perjalanan bangsa Indonesia hingga dapat menikmati kemerdekaan seperti sekarang.

Ia menilai dukungan pemerintah terhadap veteran masih perlu terus diperkuat, terutama dalam bentuk perhatian dan kepedulian yang dapat dirasakan secara langsung.

“Kita prihatin dengan kondisi veteran. Pemerintah belum maksimal membantu veteran. Karena tanpa veteran, tidak ada kemerdekaan,” katanya.

Karena itu, TP Sriwijaya berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dapat terus meningkatkan perhatian kepada para veteran, termasuk memberikan tali kasih sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengorbanan mereka.

“Kita harap ada tali kasih dari Pemprov kepada veteran, termasuk dari kabupaten dan kota,” ujar Febriansyah.

Ia juga mengajak para veteran untuk tetap semangat dalam menjalani kehidupan di tengah berbagai kondisi yang dihadapi saat ini.


Menurutnya, semangat perjuangan para veteran harus tetap menjadi inspirasi bagi masyarakat dan generasi penerus.
“Harapan kami, veteran tetap semangat dalam kondisi apa pun,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPD LVRI Provinsi Sumatera Selatan Dr. Ramses, PN, D.Min., mengatakan, para veteran saat ini terus berupaya menjalani kehidupan dengan berbagai kegiatan yang dapat menunjang kesejahteraan.

Salah satunya melalui koperasi yang dimiliki organisasi veteran. Koperasi tersebut diharapkan dapat menjadi wadah untuk membantu veteran memperoleh penghasilan tambahan.

“Kita punya koperasi, itu untuk mencari penghasilan tambahan. Kita juga ada tunjangan negara dan ada insentif,” kata Ramses.

Ia menyebutkan, jumlah veteran di Sumatera Selatan saat ini sekitar 261 orang. Menurutnya, keberadaan mereka merupakan bagian penting dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

“Veteran itu memperjuangkan bangsa dan negara. Nyawa taruhan,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Kesbangpol Provinsi Sumsel H. Ricky Fernandi mengatakan, pemerintah daerah terus memberikan dukungan kepada para veteran sebagai bentuk penghargaan terhadap jasa perjuangan mereka.

Menurutnya, veteran merupakan bagian dari sejarah perjuangan bangsa yang telah berkontribusi dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Veteran ini pejuang kita untuk kemerdekaan Indonesia,” katanya.
Ricky menjelaskan, bentuk dukungan Pemprov Sumsel antara lain melalui pemeriksaan kesehatan gratis serta pemberian sembako. Bantuan juga datang dari organisasi kemasyarakatan sebagai bentuk kepedulian terhadap para veteran.

“Ini bentuk perhatian kita terhadap veteran,” ujarnya.

Ia berharap para veteran tetap menjadi bagian penting dalam membangun semangat kebangsaan dan memberikan inspirasi kepada generasi muda.

“Semoga di usia 77 tahun semakin erat dan kompak dalam membimbing generasi muda menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.

Peringatan Harvetnas tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati masyarakat saat ini tidak diperoleh dengan mudah. Ada pengorbanan panjang para pejuang yang harus terus dihargai dan dikenang.

(Yanti)

Pos terkait