Oleh: Herryandi Sinulingga, AP
(Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Musi Banyuasin)
Di keheningan fajar Bumi Serasan Sekate, saat sebagian besar dari kita masih terlelap, ribuan kaki melangkah menembus kabut. Mereka adalah para petani karet yang jemarinya akrab dengan getah, nelayan yang melawan arus Sungai Musi, hingga ibu-ibu tangguh pemetik brondolan sawit yang bekerja demi pendidikan anak-anaknya.
Di sudut lain, kita juga melihat saudara-saudara kita penyandang disabilitas yang, meski dalam keterbatasan fisik, tetap berdiri tegak menolak menyerah pada nasib, bekerja apa saja demi menjaga harga diri keluarga. Mereka bukan sekadar angka dalam statistik kemiskinan; mereka adalah wajah asli Musi Banyuasin. Namun, ada satu kenyataan yang menggetarkan hati: mereka bekerja tanpa perisai. Jika musibah datang, tidak ada jaring pengaman yang menjaga mereka agar tidak jatuh ke jurang kesengsaraan yang lebih dalam.
Menjemput Harapan: Belajar dari Langkah Kecil
Tahun 2025 menjadi tonggak sejarah bagi kita. Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin telah menunjukkan keberpihakan nyata dengan melindungi 45.000 pekerja rentan melalui pendanaan APBD. Langkah ini merupakan wujud kehadiran negara dalam meminimalisir risiko sosial masyarakat.
Sejalan dengan itu, sebuah harapan baru lahir dari sektor swasta. Melalui kepedulian Putra Muba Coal, PT Hindoli, PT Berkat Sawit Sejati, dan PT Musi Banyuasin Indah, masing-masing sebanyak 100 pejuang nafkah di lingkungan operasional mereka telah mendapatkan perlindungan di akhir tahun 2025 tadi telah tercatat di Bpjs Ketenagakerjaan Muba . Ini adalah bukti nyata bahwa korporasi memiliki “hati” di tengah kejaran target produksi yang bisa kita teruskan menjadi lebih luas kedepannya menjadi kewajiban perusahaan yang beroperasi di Musi banyuasin.
Sebuah Panggilan Kemanusiaan:
Mengalihkan Beban Menjadi Akselerasi
Namun, tantangan kita di tahun 2026 jauh lebih besar. Kami bermimpi untuk mewujudkan keberlanjutan perlindungan ini melalui semangat gotong royong. Kepada Bapak dan Ibu pimpinan perusahaan di sektor Migas, Batubara, dan Perkebunan; saya ingin menitipkan sebuah pesan. Perusahaan yang hebat bukan hanya yang mampu menghasilkan laba besar, tapi yang mampu memastikan warga di sekitar pagar operasionalnya (Ring 1) bisa tidur nyenyak.
Hanya dengan menyisihkan iuran sebesar Rp16.800 per bulan atau hanya Rp201.600 per orang per tahun, Bapak dan Ibu telah menghadirkan kemanusiaan di rumah para petani kita. Bayangkan dampaknya: Jika peran perlindungan ini diambil alih oleh perusahaan melalui program CSR yang terintegrasi, maka beban APBD kita akan menjadi lebih ringan.
Dana APBD yang tadinya dialokasikan untuk premi dapat dialihkan oleh Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan, sekolah, atau fasilitas kesehatan yang juga akan mendukung kelancaran distribusi dan operasional perusahaan Bapak/Ibu sekalian.
Gotong Royong: Syarat Mutlak “Muba Maju Lebih Cepat”
Sesuai visi Bupati HM Toha Tohet dan Wakil Bupati Kiai Abdur Rohman Husen, kita ingin Muba melesat maju. Kemajuan itu akan terasa hambar jika para pejuang nafkah kita tertatih-tatih sendirian.
Mari kita bagi beban ini secara merata. Jika setiap perusahaan mengambil peran kecil untuk melindungi 600 hingga 750 petani atau pekerja rentan di perusahaan sekitarnya, maka target 45.000 orang ini akan tercapai dengan sangat ringan. Inilah wujud nyata dari Keadilan Sosial.
Mari kita bergerak serentak. Jangan biarkan pekerja rentan kita, petani kita, ibu-ibu pejuang nafkah, dan saudara difabel kita bertaruh nyawa tanpa perlindungan. Mari kita jadikan tahun 2026 sebagai tahun di mana seluruh pejuang nafkah Muba terlindungi di bawah naungan gotong royong kita semua. Satu kepedulian dari perusahaan Anda adalah jaminan masa depan bagi ribuan keluarga.
“Pergi ke pasar membeli duku,
Duku manis asli dari Sekayu.
Amal jariyah melindungi sesama takkan berlalu,
Sinergi terjaga Muba pun semakin maju.”
#MubaMajuLebihCepat #HMTohaTohet #KiaiAbdurRohmanHusen #MusiBanyuasin #SerasanSekate #DisnakertransMuba #PerlindunganPekerjaRentan #PejuangNafkahMuba #MemuliakanSesama #InvestasiSosial #KemanusiaanTanpaBatas #BPJSKetenagakerjaan #CSRMuba #PekerjaPerempuanTangguh #MubaRamahDifabel #PetaniMubaTerlindungi #Sinergi3Cluster #KeadilanSosial














