PKB Sumsel Perkuat Konsolidasi, Struktur Organisasi Dibidik hingga Tingkat RT

PALEMBANG. Berita Suara Rakyat.Com

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus memperkuat konsolidasi organisasi di Sumatera Selatan. Penguatan mesin partai tidak hanya diarahkan pada tingkat provinsi, kabupaten dan kota, tetapi juga didorong hingga ke tingkat kecamatan, kelurahan atau desa, bahkan sampai tingkat rukun tetangga (RT).

Langkah tersebut ditandai dengan kegiatan pengukuhan orientasi politik dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) yang melibatkan DPC PKB Kota Palembang, Kabupaten Banyuasin dan Kabupaten Ogan Ilir.

Kegiatan berlangsung di Hotel Rid’s, Jalan Sultan Mahmud Badaruddin II, Sukodadi, Kecamatan Sukarame, Palembang, Sabtu (3/10/2026). Kegiatan dihadiri jajaran pengurus, kader, anggota legislatif serta unsur organisasi PKB dari sejumlah daerah di Sumatera Selatan.
Penguatan struktur hingga tingkat paling bawah dinilai penting untuk memastikan kerja politik partai tidak berjalan sporadis. Sebaliknya, setiap struktur diharapkan memiliki peran dan fungsi yang jelas dalam menjalankan program organisasi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.
Wakil Bendahara DPP PKB yang juga anggota Komisi XI DPR RI, H. Bertu Merlas, S.T., mengatakan pengukuhan pengurus bukan sekadar agenda seremonial.

Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi titik awal untuk memperkuat komitmen kader sekaligus membangun struktur organisasi yang semakin solid.
“Yang kita harapkan, pengukuhan hari ini menjadi tonggak baru bagi perjuangan kami di Partai Kebangkitan Bangsa untuk meningkatkan jumlah kursi maupun jumlah masyarakat yang percaya kepada PKB,” ujar Bertu.
Ia mengatakan, perkembangan PKB di Sumatera Selatan dalam beberapa pemilu terakhir menunjukkan tren positif. Namun, peningkatan dukungan tersebut harus dibarengi dengan pembenahan dan penguatan organisasi secara berkelanjutan.

“PKB Sumatera Selatan grafiknya cukup bagus. Setiap Pemilu ada peningkatan. Artinya, struktur PKB di Sumatera Selatan menjadi lebih baik dari hari ke hari,” katanya.
Karena itu, Bertu menegaskan penguatan struktur menjadi salah satu pekerjaan penting yang harus segera dilakukan. Struktur partai harus benar-benar hadir dan bekerja di tengah masyarakat, bukan hanya aktif ketika momentum pemilu tiba.
“Semua akan kami lengkapi, mulai dari tingkat RT, kelurahan atau desa, kecamatan sampai kabupaten. Sehingga perjuangan kami tidak dilakukan secara sporadis, tetapi secara struktural,” tegasnya.
Menurut Bertu, keberadaan struktur hingga tingkat akar rumput akan memudahkan partai dalam membangun komunikasi dengan masyarakat. Aspirasi yang berkembang di lingkungan warga juga diharapkan dapat lebih cepat diserap dan diteruskan melalui mekanisme organisasi.

Ia juga mengingatkan seluruh pengurus yang baru dikukuhkan agar tidak memandang jabatan dalam partai hanya sebagai posisi administratif.
“Ini bukan sekadar tentang jabatan di partai. Pengukuhan hari ini adalah bentuk mengikatkan diri bagi perjuangan Partai Kebangkitan Bangsa,” ujarnya.

Hermanto Tekankan Soliditas Pengurus
Sementara itu, Ketua DPC PKB Kota Palembang, Hermanto Syayuti, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin kepengurusan PKB Kota Palembang.
Hermanto mengatakan, amanah tersebut tidak mungkin dijalankan seorang diri. Diperlukan kerja sama, komunikasi dan kekompakan seluruh jajaran pengurus serta kader.

Menurutnya, pengukuhan kepengurusan harus menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola organisasi sekaligus memperkuat soliditas internal.
“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan kerja tim, komunikasi dan sinergi seluruh pengurus agar organisasi dapat bergerak secara maksimal,” kata Hermanto.

Ia mengajak seluruh kader menjadikan PKB sebagai wadah perjuangan masyarakat. Menurutnya, kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh struktur formal, tetapi juga oleh kemampuan kader membangun kedekatan dengan masyarakat.
“Dengan komunikasi yang harmonis, sinergi yang kuat, serta kerja tim yang solid, mari kita jadikan kepengurusan ini sebagai motor penggerak aspirasi rakyat dan membuktikan bahwa PKB selalu hadir untuk membela kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Hermanto berharap kepengurusan baru mampu menjalankan program partai secara konsisten sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap PKB di Kota Palembang.

 

*PKB Banyuasin Bidik Tambahan Kursi
Penguatan konsolidasi juga menjadi perhatian DPC PKB Kabupaten Banyuasin. Ketua DPC PKB Banyuasin, Dedi Marus, SE., mengatakan pihaknya telah menyiapkan target untuk meningkatkan perolehan kursi legislatif pada pemilu mendatang.
Dedi bahkan melihat peluang PKB Banyuasin untuk menempatkan kader di jajaran pimpinan DPRD. Namun, target yang lebih besar adalah mampu merebut posisi Ketua DPRD Banyuasin.

“Target kursi jelas kita targetkan. Insya Allah, di atas kertas kita mungkin bisa mendapatkan posisi pimpinan. Tetapi target terbesar kita adalah bisa menjadi ketua DPRD,” kata Dedi.
Untuk mencapai target tersebut, Dedi mengatakan konsolidasi tidak boleh berhenti di tingkat pengurus kabupaten. Mesin partai harus diperkuat hingga ke desa dan tingkat RT agar komunikasi dengan basis pemilih semakin terjaga.
Selain menghadapi agenda legislatif, PKB Banyuasin juga mulai menyiapkan kader-kader potensial untuk menghadapi agenda politik dan pemilihan kepala daerah pada masa mendatang.

Dedi meminta seluruh kader menjaga kekompakan sekaligus nama baik partai ketika berada di tengah masyarakat.
“Pesan untuk kader kita, tetap solid dan terus jaga nama serta marwah PKB di setiap desa, bahkan sampai tingkat RT masing-masing,” ujarnya.
Dedi menjelaskan, terdapat enam daerah pemilihan (dapil) di Kabupaten Banyuasin yang menjadi sasaran konsolidasi. Dari enam dapil tersebut, PKB menargetkan adanya tambahan perolehan kursi legislatif.
Sementara dari sisi basis pemilih, Dedi menyebut jumlah pemilih PKB di Kabupaten Banyuasin saat ini berada di kisaran 60 ribu orang.
“Dari enam dapil, kita ingin menambah kursi. Untuk suara, saat ini kurang lebih sekitar 60 ribu pemilih PKB di Kabupaten Banyuasin,” ungkapnya.

Dengan penguatan struktur hingga tingkat akar rumput, PKB Sumatera Selatan berharap konsolidasi organisasi dapat berjalan lebih efektif. Struktur yang kuat dinilai menjadi modal penting untuk menjaga kesinambungan kerja partai, memperluas basis dukungan, sekaligus memastikan aspirasi masyarakat dapat terserap melalui jaringan organisasi.
Konsolidasi di Palembang, Banyuasin dan Ogan Ilir pun menjadi bagian dari agenda yang lebih luas untuk memperkuat mesin PKB di Sumatera Selatan, dengan target meningkatkan kepercayaan masyarakat dan perolehan kursi pada kontestasi politik mendatang.

Versi ini menonjolkan angle “struktur sampai RT” sebagai benang merah utama, sementara target tambahan kursi PKB Banyuasin menjadi penguat sisi politiknya.

(Yanti)

Pos terkait