Sekda Sumsel Buka Musyawarah FORSESDASI Komwil Sumsel, Berikut Yang Disampaikan

Palembang. Berita Suara Rakyat. Com

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel Dr Drs H Edward Candra, M.H menghadiri dan buka kegiatan Musyawarah Wilayah (Muswil) FORSESDASI Komisariat Wilayah (Komwil) Sumsel tahun 2026 bertempat di Grandballroom The Zuri Hotel Palembang.

 

Turut hadir didalam kegiatan ini Ketua FORSESDASI Komwil Sumsel H Apriadi Mahmud, M.Si, Perwakilan Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Pemprov Sumssl, Perwakilan dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Sumsel, Kepala Badan (Kaban) Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumsel diwakili oleh Sekretaris Badan (Sekban) Kesbangpol Provinsi Sumsel, para Sekda di seluruh kabupaten/kota di Sumsel, serta undangan lainnya.

 

Dikatakan Sekda Provinsi Sumsel Dr Drs H Edward Candra, M.H didalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini mengusung agenda utama yakni pemilihan ketua baru FORSESDASI, sekaligus menjadi wadah silaturahmi dan pertukaran gagasan dalam menghadapi dinamika birokrasi yang terus berkembang

Disini saya menekankan bahwa posisi Sekda memegang peranan sentral sebagai muara dari seluruh urusan pemerintahan

“Forum ini dinilai tidak hanya menjadi wadah integrasi antar pemerintahan daerah, tetapi juga sarana strategis untuk menyatukan berbagai kepentingan serta kewenangan di masing-masing wilayah,” ujarnya.

 

Kemudian, ini yang paling penting yang menjadi dasar kita bertemu, kita bisa sharing informasi dan solusi bersama agar persoalan-persoalan yang ada dapat kita selesaikan dengan kekuatan bersama.

Dimana pentingnya peran strategis Sekda dalam menyelaraskan dan mengimplementasikan, visi dan misi serta program strategis kepala daerah.

“Forum ini menjadi wadah kita untuk saling sharing, bertukar fikiran, dan memberikan masukan. Peran Sekda sangat penting, tidak hanya mengurus administrasi, tetapi juga mengintegrasikan seluruh kebijakan yang ada,” ungkapnya.

 

Dilanjutkannya, bahwa tantangan birokrasi saat ini menuntut para Sekda untuk bekerja cepat tanpa mengabaikan ketentuan aturan hukum yang berlaku. Hal tersebut membutuhkan profesionalisme tinggi dan loyalitas dalam menjalankan roda pemerintahan.

 

“Kita dituntut bergerak cepat sesuai aturan untuk mengimplementasikan program strategis pimpinan. Oleh karena itu, profesionalitas dan loyalitas menjadi kunci utama,” katanya.

 

Menurut Ketua FORSESDASI Korwil Sumsel Drs H Apriadi Mahmud, M.Si, dimana saya berkesempatan menghadiri Musyawarah FORSESDASI Komwil Sumsel tahun 2026, di tahun ini pula berakhir amanah yang selama ini saya emban serta pikul sebagai Ketua FORSESDASI Komwil Sumsel. Amanah selesai, silaturahmi tetap terjaga, dan ini menjadi momen yang cukup berkesan bagi saya.

 

Setiap amanah tentu ada awal dan ada akhirnya, yang terpenting bukan berapa lama kita memegang amanah, tetapi seberapa besar ikhtiar yang kita lakukan untuk memberikan manfaat serta menjaga kepercayaan yang telah diberikan.

 

“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh rekan-rekan, Sekda se Sumsel atas kebersamaan, dukungan, komunikasi, dan kerjasama yang terjalin selama ini,” ucapnya.

 

(Anton)

Pos terkait