PALEMBANG. Berita Suara Rakyat. Com
Mediasi antara wartawan dengan pihak pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II, Palembang, berakhir damai secara kekeluargaan.
Mediasi tersebut berlangsung di Aula Mapolsek SU II Polrestabes Palembang, Jalan Jenderal A. Yani, Lorong Gumay, Kelurahan 14 Ulu, Kecamatan SU II, Senin (7/9/2026) malam.
Pertemuan yang berlangsung sekitar pukul 20.00 WIB hingga 21.00 WIB itu dipimpin Kapolsek SU II Polrestabes Palembang, Kompol Dedi Rahmat, S.H., dan dihadiri sejumlah pihak terkait serta para wartawan.
Mediasi dilakukan menyusul insiden saat wartawan melakukan peliputan terkait persoalan yang terjadi di sekitar dapur SPPG Tangga Takat.
Dalam pertemuan tersebut hadir Kepala KPPG Palembang Nurya Hartika Sari, Kasubag TU KPPG Palembang Darofan, staf KPPG Palembang Andi dan Ifan, Ketua Ikatan Jurnalis Televisi M. David, wartawan Hendra Basirin alias Dewo, Ketua Jahat Media Gali, Penanggung Jawab SPPG Tangga Takat Muhammad Abdul Aziz, Mitra Catering SPPG Tangga Takat Tutuk Misrolin, serta petugas keamanan perempuan SPPG Tangga Takat, Desi.
Selain itu, kegiatan mediasi juga dihadiri sekitar 10 orang wartawan lainnya.
Kapolsek SU II Kompol Dedi Rahmat dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa persoalan yang terjadi diharapkan dapat diselesaikan secara baik dan damai.
Menurutnya, kedua belah pihak perlu mengedepankan penyelesaian secara kekeluargaan agar persoalan tidak berkepanjangan.
Senada, Ketua Ikatan Jurnalis Televisi, M. David, berharap permasalahan tersebut dapat segera diselesaikan sehingga tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.
Dalam mediasi tersebut, kedua belah pihak akhirnya sepakat menyelesaikan permasalahan secara damai.
Pihak pertama, Tutuk Misrolin selaku pemilik atau pengelola dapur SPPG Tangga Takat, dan pihak kedua, Hendra Basirin alias Dewo selaku wartawan yang melakukan peliputan, membuat kesepakatan perdamaian secara kekeluargaan.
Kesepakatan tersebut berkaitan dengan insiden saat peliputan di lokasi dapur SPPG Tangga Takat, di mana kamera telepon genggam milik wartawan disebut sempat ditepis oleh petugas keamanan hingga terjatuh.
Dalam kesepakatan damai tersebut, pihak pertama menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang terjadi.
Selain itu, kedua belah pihak sepakat untuk tidak saling menuntut atas permasalahan tersebut dan menyelesaikannya secara kekeluargaan.
Mediasi selesai sekitar pukul 21.00 WIB dalam keadaan aman dan kondusif.
Berawal dari Peliputan Persoalan SPPG
Sebelumnya, permasalahan tersebut berawal ketika wartawan melakukan peliputan terkait video viral mengenai dugaan pembuangan limbah dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di Jalan DI Panjaitan, Lorong Kita, RT 027/RW 010, Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan SU II Palembang.
Lokasi dapur SPPG tersebut berada di sekitar kawasan samping Bakso Sikam.
Dalam perkembangan persoalan tersebut, Hendra Basirin alias Dewo melakukan peliputan terkait keluhan mengenai plafon bangunan di sekitar lokasi yang dilaporkan mengalami kerusakan atau jebol.
Saat proses peliputan berlangsung, terjadi protes dari pihak SPPG yang kemudian memicu keributan di lokasi.
Dalam situasi tersebut, petugas keamanan perempuan SPPG Tangga Takat, Desi, disebut berupaya menghalangi proses pengambilan gambar.
Akibatnya, kamera telepon genggam milik wartawan terjatuh dan wartawan yang bersangkutan merasa dirugikan atas kejadian tersebut.
Namun, melalui proses mediasi yang difasilitasi Polsek SU II Polrestabes Palembang, kedua belah pihak akhirnya sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara damai dan kekeluargaan.
(Yanti)
















