PALEMBANG. Berita Suara Rakyat. Com
Komitmen memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan dunia usaha diwujudkan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang bersama PT PLN Nusantara Power UP Bukit Asam Tanjung Enim dan PT PLN Nusantara Power UP Sebalang.
Kolaborasi tersebut ditandai melalui launching kerja sama Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), pemberian beasiswa kepada mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam (FUSHPI) serta Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Raden Fatah Palembang, sekaligus bedah buku karya Guru Besar FUSHPI UIN Raden Fatah Palembang, Prof. Dr. Wijaya, M.Si., Ph.D.
Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Lantai 4 Rektorat UIN Raden Fatah Palembang Kampus B Jakabaring, Rabu (2/9/2026).
Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Prof. Dr. Muhammad Adil, M.A., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT PLN Nusantara Power UP Bukit Asam Tanjung Enim atas dukungan yang diberikan kepada mahasiswa UIN Raden Fatah.
“Terima kasih sudah memberikan beasiswa kepada mahasiswa kami. Semoga kerja sama ini akan terus berlanjut,” ujar Muhammad Adil.
Menurutnya, program beasiswa tersebut tidak hanya membantu mahasiswa dalam memenuhi kebutuhan biaya pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa yang membutuhkan dan memiliki prestasi.
“Beasiswa ini meringankan beban biaya pendidikan serta memperluas akses belajar bagi mahasiswa kita yang membutuhkan dan berprestasi,” katanya.
Sementara itu, Manager PT PLN Nusantara Power UP Bukit Asam Tanjung Enim, Fahmi Wibowo, mengatakan kerja sama dengan UIN Raden Fatah Palembang mencakup sejumlah kegiatan, mulai dari pendidikan, pengabdian kepada masyarakat hingga penelitian.
Ia mengungkapkan, pihaknya memberikan beasiswa kepada sekitar 50 mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang. Beasiswa tersebut diberikan selama tujuh semester atau hingga mahasiswa menyelesaikan pendidikannya.
“Alhamdulillah kegiatan hari ini berjalan lancar. Ada beberapa kegiatan yang sebenarnya prosesnya sudah kita lakukan, seperti pengabdian kepada masyarakat dan pemberian beasiswa,” katanya.
Fahmi menjelaskan, penerima beasiswa diprioritaskan bagi mahasiswa yang memiliki prestasi. Menurutnya, pemberian beasiswa tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus meningkatkan prestasi.
“Kita utamakan yang berprestasi untuk mendapatkan beasiswa ini. Harapannya bisa memberikan semangat kepada mahasiswa lain, bahwa kalau berprestasi akan dibantu,” ujarnya.
Selain memberikan beasiswa, PLN Nusantara Power juga mendukung kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang akan melibatkan civitas akademika UIN Raden Fatah Palembang di Kabupaten Muara Enim.
Salah satu program yang akan dilaksanakan adalah pelatihan penyelenggaraan jenazah yang bekerja sama dengan Kementerian Agama Kabupaten Muara Enim dan mendapat dukungan Kanwil Kementerian Agama Sumatera Selatan.
Fahmi mengatakan, kegiatan tersebut direncanakan diikuti sekitar 100 peserta dan diarahkan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan dalam penyelenggaraan jenazah.
“Insyaallah kita akan melakukan training sertifikasi sebanyak 100 orang. Pesertanya dari sekitar Kabupaten Muara Enim dan mudah-mudahan nantinya bisa menyebar ke kabupaten lainnya,” jelasnya.
Menurut Fahmi, program tersebut penting dilakukan mengingat minat generasi muda untuk mempelajari tata cara penyelenggaraan jenazah dinilai masih relatif rendah. Padahal, kemampuan tersebut merupakan bagian dari kewajiban umat Islam yang bersifat fardhu kifayah.
“Semoga ini menjadi embrio untuk mencetak para insan yang bisa membantu menyelenggarakan jenazah, karena itu fardhu kifayah bagi umat Islam,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sumatera Selatan, Dr. Syafitri Irwan, S.Ag., M.Pd.I., mengatakan keterlibatan PLN dalam mendukung pendidikan di UIN Raden Fatah Palembang bukanlah hal baru.
Ia mengapresiasi komitmen PLN yang terus memberikan dukungan, khususnya melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR untuk mahasiswa.
“Keikutsertaan PLN untuk UIN Raden Fatah ini sudah lama. Alhamdulillah PLN terus berkomitmen memberikan beasiswa kepada mahasiswa UIN Raden Fatah,” katanya.
Menurut Syafitri, dukungan dari dunia usaha sangat dibutuhkan perguruan tinggi, terutama dalam membantu mahasiswa yang membutuhkan dukungan pembiayaan pendidikan.
“Mahasiswa sangat membutuhkan CSR dari dunia usaha,” ujarnya.
Guru Besar bidang Sosiologi Islam FUSHPI UIN Raden Fatah Palembang, Prof. Dr. Wijaya, M.Si., Ph.D., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
Dalam bidang pendidikan, PT PLN Nusantara Power UP Bukit Asam memberikan beasiswa kepada 50 mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang hingga menyelesaikan pendidikan.
“Untuk tahap awal ini diberikan kepada mahasiswa dari dua fakultas, yakni Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam serta Fakultas Dakwah dan Komunikasi,” jelas Wijaya.
Sementara pada bidang penelitian, kerja sama diarahkan pada pengembangan kajian keilmuan. Terdapat 13 titik dengan 18 tema yang direncanakan menjadi lokasi dan fokus penelitian.
Wijaya mengatakan, penelitian tersebut juga akan diarahkan pada pengembangan keilmuan baru yang tengah dikembangkannya, yakni psikosufistik, mulai dari penelitian, pelatihan hingga penulisan buku.
Sedangkan pada bidang pengabdian kepada masyarakat, FUSHPI dan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Raden Fatah akan melaksanakan sejumlah program di Kabupaten Muara Enim.
Program tersebut antara lain majelis taklim berbasis kurikulum, pelatihan manajemen masjid, pelatihan penyelenggaraan jenazah, serta pelatihan imam dan khatib.
Selain itu, terdapat pula program terapi sakaratul maut yang berkaitan dengan tema buku yang dibedah dalam kegiatan tersebut.
Wijaya menjelaskan, rangkaian kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat perguruan tinggi agar tidak hanya dirasakan di lingkungan kampus, tetapi juga masyarakat.
“Kerja sama ini melalui UIN Raden Fatah Palembang karena mahasiswa yang diberikan beasiswa merupakan mahasiswa yang berkuliah di UIN Raden Fatah. Di sisi lain, kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat juga diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat,” pungkasnya.


















