PALEMBANG. Berita Suara Rakyat. com
SMA Negeri 11 Palembang menjadikan kegiatan ekstrakurikuler sebagai salah satu wadah penting untuk mengembangkan potensi, kepemimpinan, serta karakter peserta didik. Melalui pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, sekolah memberikan ruang kepada seluruh organisasi dan ekstrakurikuler untuk memperkenalkan diri kepada siswa baru.
Kepala SMA Negeri 11 Palembang, Sunandar, S.Pd., M.Si., mengatakan pengenalan ekstrakurikuler menjadi bagian penting dalam MPLS karena setiap siswa diharapkan tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga mampu mengembangkan minat dan bakat sesuai potensinya.
“Pada hari keempat MPLS, seluruh ekstrakurikuler kami beri kesempatan untuk mendemonstrasikan kegiatan sekaligus mempromosikan organisasinya kepada adik-adik kelas. Harapannya, mereka tertarik bergabung dan dapat mengembangkan kemampuan yang dimiliki,” ujar Sunandar.
Berbagai ekstrakurikuler menampilkan atraksi dan pertunjukan sesuai bidangnya. Bahkan, sejumlah organisasi siswa secara mandiri menyiapkan hadiah sederhana atau doorprize menggunakan dana kas organisasi untuk menarik minat peserta didik baru.
Menurut Sunandar, kreativitas tersebut menunjukkan semangat organisasi yang tumbuh di kalangan siswa tanpa harus bergantung pada pembiayaan dari sekolah.
“Semuanya murni inisiatif anak-anak. Mereka sudah menyiapkan konsep kegiatan sejak jauh hari. Ini menjadi pengalaman berharga bagi mereka dalam belajar bekerja sama, berorganisasi, sekaligus melatih jiwa kepemimpinan,” katanya.
Ia mengungkapkan, minat siswa terhadap ekstrakurikuler cukup beragam. Cabang olahraga, khususnya bola voli, masih menjadi salah satu kegiatan favorit dan menjadi andalan sekolah dalam berbagai ajang kompetisi. Sementara itu, minat terhadap Pramuka dan Paskibra cenderung mengalami perubahan dibanding beberapa tahun sebelumnya.
Untuk mendukung pengembangan bakat siswa, sekolah terus berupaya meningkatkan fasilitas olahraga. Salah satunya dengan merencanakan pembangunan lapangan multifungsi yang dapat digunakan untuk basket, voli, dan futsal. Namun, keterbatasan anggaran masih menjadi tantangan karena pembangunan sarana pendukung seperti jaring pengaman belum dapat dibiayai melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Meski demikian, Sunandar menegaskan sekolah tetap berkomitmen memberikan ruang seluas-luasnya bagi siswa untuk berkembang, baik di bidang olahraga, seni, maupun organisasi.
Menurutnya, pengalaman mengikuti ekstrakurikuler akan membentuk karakter, melatih kemampuan berkomunikasi, meningkatkan rasa tanggung jawab, serta memperkuat kemampuan bekerja sama yang menjadi bekal penting bagi masa depan peserta didik.
“Kami ingin siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki soft skill, jiwa kepemimpinan, dan rasa percaya diri. Semua itu bisa diperoleh melalui kegiatan ekstrakurikuler yang aktif dan positif,” jelasnya.
Ia berharap seluruh peserta didik baru berani mencoba berbagai kegiatan yang ada di sekolah sehingga mampu menemukan potensi terbaik dalam dirinya sekaligus mengharumkan nama SMAN 11 Palembang melalui berbagai prestasi di tingkat daerah maupun nasional.
(DNL)
















