Lewat FLS3N 2026, Sumsel Dorong Generasi Muda Lestarikan Seni dan Budaya Daerah

PALEMBANG,LamanQu.Com – Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026 menjadi momentum penting dalam menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni, sastra, dan budaya daerah. Melalui ajang ini, para pelajar tidak hanya berkompetisi meraih prestasi, tetapi juga didorong menjadi penerus yang mampu melestarikan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Sumatera Selatan di tingkat nasional.

 

Kegiatan yang mengusung tema “Menumbuhkan Karakter Bangsa Melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya” itu resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Mondyaboni, S.E., S.Kom., M.Si., M.Pd., di SMA Negeri Sumatera Selatan, Kamis (23/7/2026). Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Bidang (Kabid) SMA Disdik Sumsel Basuni, S.Pd., M.M., M.Pd., Kasi Peserta Didik SMA Dr. Anis Joko Santoso, S.Pd., M.M., Ketua MKKS SMA Provinsi Sumatera Selatan Drs. Sugiyono, M.M., serta Purnabakti Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan Misral, S.Sn., M.Sn. yang dipercaya sebagai Ketua Dewan Juri FLS3N Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026.

 

Dalam sambutannya, Mondyaboni mengatakan seni dan sastra merupakan bagian penting dalam pendidikan karena mampu membentuk karakter sekaligus memperkuat identitas budaya bangsa. Menurutnya, perubahan nama dari Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) menjadi Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) menunjukkan komitmen pemerintah untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi pengembangan kreativitas peserta didik.

 

“Penambahan cabang sastra menjadi langkah positif agar peserta didik memiliki lebih banyak ruang untuk berekspresi, berkarya, dan mencintai budaya bangsa melalui seni maupun sastra,” ujarnya.

 

Ia berharap para peserta mampu memanfaatkan ajang ini untuk terus mengembangkan potensi sekaligus menjadi duta budaya Sumatera Selatan di tingkat nasional.

 

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) SMA Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Basuni, S.Pd., M.M., M.Pd., menegaskan bahwa FLS3N merupakan salah satu program pembinaan peserta didik yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga menjadi media pembentukan karakter dan pelestarian budaya.

 

Menurutnya, melalui festival ini sekolah memiliki ruang untuk menemukan sekaligus membina talenta-talenta terbaik di bidang seni dan sastra dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.

 

“Kami berharap seluruh peserta dapat menampilkan kemampuan terbaiknya dengan menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, dan rasa percaya diri. Menang atau kalah bukan tujuan utama, tetapi bagaimana mereka mampu menunjukkan karakter, kreativitas, serta kecintaan terhadap seni dan budaya daerah. Peserta yang nantinya terpilih menjadi juara diharapkan mampu membawa nama baik Sumatera Selatan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah di tingkat nasional,” kata Basuni.

 

Ketua Panitia sekaligus Ketua MKKS SMA Provinsi Sumatera Selatan, Drs. Sugiyono, M.M., mengatakan FLS3N tidak hanya mencari peserta terbaik, tetapi juga menjadi sarana menggali nilai-nilai budaya lokal yang dimiliki setiap daerah di Sumatera Selatan.

 

“Tentunya harapan kami nilai-nilai budaya dan seni dari Sumatera Selatan bisa terus digali lebih dalam lagi, dilestarikan, dan diperkenalkan hingga ke tingkat nasional melalui para peserta yang nantinya menjadi wakil daerah,” katanya.

 

Sugiyono menjelaskan, FLS3N Tingkat Provinsi Sumatera Selatan dilaksanakan selama dua hari dengan mempertandingkan 16 cabang lomba yang berlangsung secara luring maupun daring. Kegiatan dipusatkan di SMA Negeri Sumatera Selatan, sedangkan beberapa cabang lomba lainnya dilaksanakan di SMA Negeri 1 Palembang, SMK Negeri 3 Palembang, dan SMK Negeri 5 Palembang.

 

Ia menambahkan, seluruh proses penilaian dilakukan secara objektif oleh dewan juri yang dipimpin Misral, S.Sn., M.Sn., sehingga setiap peserta memperoleh kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya secara jujur, sportif, dan adil.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri Sumatera Selatan, Iswan Djati Kusuma, S.Pd., M.Si., menyampaikan rasa bangga karena sekolahnya dipercaya menjadi pusat penyelenggaraan FLS3N Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026.

 

Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada peserta, dewan juri, dan seluruh tamu undangan sehingga pelaksanaan kegiatan berlangsung sukses.

 

“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan menghasilkan putra-putri terbaik yang akan membawa nama Sumatera Selatan di tingkat nasional. Siapa pun yang terpilih merupakan kebanggaan kita bersama dan diharapkan mampu memperkenalkan seni serta budaya daerah kepada masyarakat Indonesia,” ujar Iswan.

 

Melalui FLS3N 2026, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan berharap seni dan sastra tidak hanya menjadi ajang kompetisi tahunan, tetapi juga menjadi media pembinaan karakter sekaligus pelestarian budaya yang mampu melahirkan generasi muda kreatif, berprestasi, dan bangga terhadap jati diri budaya Sumatera Selatan.

 

(Yanti)

Pos terkait